Archives

2017

Cover Page

Vol 24, No 1: JANUARI 2017

Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM edisi Januari 2017 kembali hadir dengan mengetengahkan berbagai isu hukum yang beragam seiring dengan perkembangan struktur dan kultur masyarakat. Di antaranya adalah artikel yang membahas klausula pembatasan dan pengalihan tanggung jawab pialang berjangka dalam kontrak baku pemberian amanat secara elektronik On-Line. Artikel ini menyoroti klausula pembatasan tanggung jawab pialang berjangka yang muncul dalam lampiran No. 107/BAPPEBTI/PER/11/2013 dinilai sebagai bentuk intervensi ke ranah privat yang membebankan tanggung jawab secara berat sebelah kepada salah satu pihak. Padahal Undang-Undang No. 10 Tahun 2011 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi mempunyai semangat untuk melindungi kepada para pihak sebagai pelaku perdagangan berjangka. Seharusnya kontrak yang dibuat berdasarkan Peraturan Kepala Bappebti batal demi hukum.


2016

Cover Page

Vol 23, No 4: OKTOBER 2016

 Jurnal Hukum Ius Quia Iustum Volume 23 Nomor 4 Oktober 2016 hadir kembali dengan mengetengahkan sejumlah permasalahan aktual, antara lain mengkaji tentang urgensi perluasan permohonan pembubaran partai politik di Indonesia. Perkembangan partai politik di Indonesia mengalami pasang surut seiring dengan dinamika politik dan ketatanegaraan yang berubah. Partai politik kerap melakukan pelanggaran dalam penyelenggaraan pemilu. Sementara, bentuk-bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh partai politik tidak diatur dalam peraturan perundang-undangan.  Pemerintah sebagai satu-satunya pemohon pembubaran partai politik juga dirasa bermasalah. Maka, diperlukan perluasan terhadap permohonan pembubaran partai politik agar terwujud sistem pemilu yang demokratis.di Indonesia.

Cover Page

Vol 23, No 3: JULI 2016

Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM edisi Juli 2016 akan menyajikan sejumlah artikel yang beragam antara lain penyelesaian sengketa batas daerah menggunakan pendekatan regulasi. Dalam konteks pemekaran daerah penetapan garis batas sudah dituangkan dalam UU tentang pembentukan suatu daerah. Namun yang menjadi persoalan penentuan garis batas yang telah dituangkan dalam bentuk UU dalam implementasinya di lapangan masih memunculkan penafsiran dari masing-masing daerah yang berdampingan. Perbedaan penafsiran dari masing-masing pihak inilah yang bermuara pada terjadinya sengketa perbatasan antar daerah. Dalam kenyataannya faktor pemicu terjadinya sengketa perbatasan dilatarbelakangi oleh berbagai motif.

Cover Page

Vol 23, No 2: APRIL 2016

Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM edisi April 2016 akan menyajikan sejumlah artikel yang beragam antara lain penerapan teori tujuan pemidanaan dalam perkara kekerasan terhadap perempuan: studi putusan hakim. Adanya kecenderungan putusan hakim yang lebih memilih menjatuhkan pidana penjara sebagai “sanksi primadona” terhadap pelaku tindak pidana kekerasan terhadap perempuan dapat dipahami paling tidak disebabkan oleh 2 (dua) faktor, pertama, sistem pengancaman pidana dalam perundang-undang Indonesia yang bersifat mengkondisikan hakim untuk cenderung selalu memilih penjara dalam setiap putusan pemidanaannya. Kedua, sifat tindak pidana yang diadili (yakni kekerasan terhadap perempuan) yang secara substantif memang merupakan kejahatan relatif serius. Selain itu, penggunaan teori retribusi/ pembalasan/ absolut terlihat dominan dalam 24 putusan yang diteliti memperlihatkan hakim sudah memperhatikan kepentingan korban (offender protection oriented).

Cover Page

Vol 23, No 1: JANUARI 2016

Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM edisi Januari 2016 kembali hadir dengan mengupas sejumlah artikel beragam antara lain menyoroti kelemahan dan kekurangan dalam UU No.3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, UU  No. 17 Tahun 2007  tentang  RPJPN Tahun 2005 – 2025 dan UU No.43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara yang secara umum masih dominan berorientasi pada pendekatan keamanan dalam pengelolaan wilayah perbatasan.

2015

Cover Page

Vol 22, No 4: Oktober 2015

Jurnal Hukum Edisi Oktober 2015 ini akan menyajikan berbagai persoalan hukum up to date yang beragam, antara lain tentang perlindungan Indikasi Geografis terhadap Damar Mata Kucing (Shorea Javanica) sebagai upaya pelestarian hutan di Kabupaten Pesisir Barat Propinsi Lampung; asas legalitas dalam Hukum Acara Pidana; konseling sebagai sanksi pidana tambahan pada Tindak Pidana KDRT…

Cover Page

Vol 22, No 3: Juli 2015

Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Volmue 22 Nomor 3 Juli 2015 hadir kembali dengan sejumlah persoalan hukum kontemporer masa kini. Diantaranya artikel yang membahas mengenai urgensi perlindungan buruh migran dalam Perjanjian Perdagangan Bebas Antara Asean dan Uni Eropa; pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku oleh hakim;  hukum mengenai adanya ketidakpastian nilai dasar perhitungan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB); formulasi legislative drafting yang ideal dalam rangka mewujudkan negara hukum yang demokratis menuju produk hukum daerah berbasis lingkungan.

Cover Page

Vol 22, No 2: APRIL 2015

Perkembangan permasalahan hukum selalu menarik untuk dikaji. Dalam kesempatan ini Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM edisi April 2015 merangkum sejumlah problema hukum yang beragam. Diantaranya adalah artikel yang membahas anomali sistem pemerintahan presidensil pasca amandemen Undang Undang Dasar 1945. Salah satu point yang disepakati oleh PAH I dalam melakukan Amandemen UUD 1945 pada 1999 adalah memperkuat sistem presidensil. Hal ini pula mendapat legitimasi yang kuat dalam Pasal 4 ayat (1) UUD 1945 bahwa presiden sebagai kepala pemerintahan. Namun komitmen tersebut tidak ditaati secara konsisten dalam pelaksanaannya, sebab sistem presidensil dihadapkan dengan sistem multipartai dan merebaknya koalisi partai yang seharusnya lebih tepat dipasangkan dengan sistem parlementer. Akhirnya yang terjadi adalah anomali dan penyimpangan terhadap sistem presidensil.
Cover Page

Vol 22, No 1: Januari 2015

Mengawali periode terbitan di tahun 2015, Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Volume 22 Nomor 1 Januari 2015 kembali hadir dengan menyajikan beragam artikel aktual terkait dengan dinamika persoalan hukum di Indonesia antara lain tentang ultimum remedium dalam bidang lingkungan hidup; justifikasi hukum pidana terhadap kebijakan kriminalisasi pelanggaran hak cipta, serta perumusan kualifikasi yuridis dan jenis deliknya; pengaturan pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak; urgensi pengaturan peredaran minuman beralkohol di Daerah Istimewa Yogyakarta.


2014

Cover Page

Vol 21, No 4: Oktober 2014

Memasuki bulan Oktober 2014, Indonesia telah mendapatkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil pilpres pada bulan Juli lalu. Berkaitan dengan peristiwa tersebut, Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Volume 21 Nomor 4 Oktober 2014 kali ini hadir dengan menyajikan beragam isu, diantaranya menyoroti seputar dinamika momentum pesta demokrasi Indonesia; politik hukum sistem pemilu legislatif dan presiden tahun 2009 dan 2014 dalam Putusan Mahkamah Konstitusi; pengisian jabatan hakim; asuransi tanggung jawab produk dan perlindungan terhadap konsumen…

Cover Page

Vol 21, No 3: Juli 2014

Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Volume 21 Nomor 3 Juli 2014 mengetengahkan beragam tema kajian mulai dari sengketa kewenangan lembaga negara, tanggung jawab perseroan terbatas, hukum waris Islam, dan hukum internasional….
Cover Page

Vol 21, No 2: April 2014

Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Volume 21 Nomor 2 April 2014 hadir kembali dengan mengangkat sejumlah tulisan seputar isu permasalahan hukum kontemporer masa kini. Artikel pertama berjudul Recent Development on Tobacco Control Policy in Indonesia:Analyzing Obstacles Faced by Indonesia in the Ratification of Framework Convention on Tobacco Control. Mengupas juga tentang “Disclosure of Origin pada Pengakuan dan Publikasi Traditional Knowledge dalam Upaya Perlindungan Hukum. Artikel lainnya berjudul hak politik Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia pasca reformasi...

Cover Page

Vol 21, No 1: Januari 2014

Mengawali 2014 ini, Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Volume 21 Nomor 1 Januari 2014 menghadirkan sejumlah artikel yang beragam. Artikel pertama membahas fatwa dalam keuangan syariah: kekuatan mengikat dan kemungkinannya untuk digugat melalui judicial review. Artikel lainnya mengupas tentang hasil penelitian seputar implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga di kota Batam. ..


2013

Cover Page

Vol 20, No 4: Oktober 2013

Jurnal hukum Oktober 2013 menghadirkan sejumlah artikel yang beragam, antara lain The Role Of The Host State To The Protection Of Human Rights And The Environment From The Violation Done By Transnational Corporations, seperti ditemukan bahwa pengaruh perusahaan Transnasional (TNCs) terhadap perkembangan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial di host state sangatlah signifikan...
Cover Page

Vol 20, No 3: Juli 2013

Pada pertengahan tahun 2013 ini, jurnal IUS QUIA IUSTUM Volume 20 Nomor 3 Juli 2013 kembali hadir dengan menampilkan sejumlah artikel dengan tema beragam dari kajian hukum perdata, hukum pidana, hukum administrasi negara dan hukum tata negara.

Cover Page

Vol 20, No 2: April 2013

Peran hukum semakin diperlukan dalam rangka mengawal masyarakat untuk mengisi kemerdekaan. Agar tetap sejalan dengan nafas reformasi, akses informasi dan partisipasi masyarakat perlu diberi ruang lebih lebar agar dapat memberikan kritik yang konstruktif demi terwujudnya tujuan negara. Jurnal Hukum Edisi April menyajikan sejumlah artikel yang mengetengahkan peran hukum dalam pembangunan masyarakat.

Cover Page

Vol 20, No 1: Januari 2013

Sebagai pembuka awal 2013, Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM edisi Januari 2013 menyajikan berbagai tema artikel yang menarik untuk dikaji, antara lain membahas tentang Legal GAP antara pemilik tanah dan aparat pelaksana dalam pengadaan tanah untuk kepentingan umum merupakan salah satu artikel yang mengangkat permasalahan seputar sengketa pertanahan. Artikel selanjutnya berisi tentang kedudukan dan status hukum Ketetapan MPR berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011.


2012

Cover Page

Vol 19, No 4: Oktober 2012

Pada edisi Oktober 2012, Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM menghadirkan sejumlah artikel yang aktual, antara lain mengkaji tentang studi perbandingan pengaturan tentang pengecualian industri pertanian terhadap berlakunya hukum persaingan usaha...
Cover Page

Vol 19, No 3: Juli 2012

Mengawali periode terbitan pasca Akreditasi 2012, Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM menghadirkan sejumlah artikel yang aktual, antara lain mengkaji tentang Peran dan Fungsi Mahkamah Konstitusi dalam politik hukum Pemerintahan Daerah, ijtihad progresif dalam penegakan hukum positif islam di Pengadilan Agama tentang pembagian harta bersama...silahkan disimak

2011

Cover Page

Vol 18 (2011): Edisi Khusus Vol. 18 Oktober 2011

Jurnal Hukum Edisi Khusus Oktober 2011 ini menghadirkan artikel yang beragam, antara lain rekonstruksi perilaku etik hakim dalam menangani perkara berbasis hukum progresif. Proses penanganan perkara oleh hakim di pengadilan tidak hanya urusan teknis yuridis dan prosedural penerapan peraturan semata-mata, akan tetapi melibatkan orientasi nilai-nilai yang dianut oleh hakim. Dalam proses menjatuhkan suatu putusan, terjadi proses berpikir, menimbang-nimbang, dan dialog hakim dengan nilai-nilai yang bersemayam di dalam alam kejiwaan hakim tersebut. Hakim akan memilah dan memilih nilai-nilai apa yang akan diwujudkan. Perwujudan dan pilihan terhadap nilai-nilai tersebut dalam praktik sangat ditentukan oleh faktor-faktor yang meliputi: tingkat kepentingan, pengetahuan, kebutuhan hidup, lingkungan dan kebiasan serta karakter pribadi hakim. Faktor-faktor tersebut akan sangat menentukan arah hakim dalam memutuskan perkara.


1 - 20 of 75 Items     1 2 3 4 > >>