Main Article Content

Abstract

Jogja Cyber Province merupakan blue print yang menjadi acuan pengembangan e-government di Daerah
Istimewa Yogyakarta yang melakukan transformasi layanan yang berorientasi pelanggan (masyarakat) dengan
berbasis pada proses bisnis, informasi, dan pengetahuan yang memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi sebagai akselerator pembangunan wilayah propinsi yang berdaya saing, nyaman, mandiri, efisien,
dan efektif. Layanan yang berbasis pada Teknologi Informasi ini oleh Pemerintah Provinsi DIY dikemas dalam
bentuk Digital Government Services (DGS) dimana pelayanan kepada masyarakat didukung (support) oleh
teknologi yang menyediakan data dan informasi yang bersifat digital. DGS Bidang Kesehatan dikembangkan
agar ruang pelayanan dapat informatif maupun interaktif kepada masyarakat.
Konsep citizen centric merupakan layanan digital kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan taraf hidup
dan daya saing masyarakat. Pengembangan DGS yang berbasis pada citizen centric menggunakan metode
strategi kerangka keselarasan (alignment framework strategic) sehingga arah pengembangan layanan teknologi
informasi dapat selaras dengan kebutuhan masyarakat dengan didukung oleh organisasi pemerintahan
(government) dan infrastruktur teknologi informasi baik perangkat lunak (software) maupun perangkat keras
(hardware.) Kerangka keselarasan ini membantu kedua belah pihak, yaitu organisasi secara umum dan
penyedia/pengelola layanan TI agar dapat berinteraksi secara lebih sehat dan terarah.
Kata Kunci: jogja cyber province, digital government service, citizen centric, layanan dgs bidang kesehatan

Article Details