Main Article Content

Abstract

PT.Telkom Indonesia sebagai perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia, berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menyediakan solusi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat. Dalam upaya tersebut, PT. Telkom Indonesia telah mengembangkan aplikasi Travel Aja sebagai salah satu produk inovatif yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan para traveler dalam merencanakan dan mengatur perjalanan mereka. Seiring dengan peningkatan permintaan akan pengembangan aplikasi lintas platform. Dulu aplikasi Travel Aja dikembangkan oleh Developer vendor menggunakan React Native. Namun, dengan munculnya Kotlin Native, para pengembang sekarang memiliki alternatif lain. Developer PT.Telkom Indonesia mengevaluasi manfaat dan tantangan migrasi dari React Native ke Kotlin Native dengan membandingkan faktor-faktor seperti kinerja, reusable code, efisiensi pengembangan, dan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Metode pengembangan aplikasi Travel Aja menggunakan pendekatan agile, dengan fokus pada penggunaan metode Scrum. Selama proses pengembangan, pemahaman tentang kebutuhan pengguna dan tantangan dalam merencanakan perjalanan dipelajari secara mendalam. Aplikasi ini menawarkan fitur-fitur seperti berbagi cerita dan pengalaman, memberikan rekomendasi destinasi, serta memfasilitasi interaksi dan koneksi antara traveler. Melalui analisis komprehensif dan studi kasus migrasi aplikasi, makalah ini memberikan wawasan tentang keuntungan dan keterbatasan Kotlin Native serta dampaknya terhadap proses pengembangan.

Article Details