Buletin Perpustakaan https://journal.uii.ac.id/Buletin-Perpustakaan <p style="text-align: justify;"><strong>Bulletin Perpustakaan Universitas Islam Indonesia (BPUII)</strong> merupakan sarana komunikasi dan deseminasi informasi bagi pustakawan Universitas Islam Indonesia (UII) dan pustakawan dari luar UII.</p> <p>BPUII memuat artikel-artikel yang ditulis dari hasil praktik baik (<em>b</em><em>est practice</em>), penelitian dan laporan kajian dalam bidang perpustakaan, informasi dan dokumentasi (PUSDOKINFO) yang <em>up to date</em>. Buletin Perpustakaan Universitas Islam Indonesia diterbitkan dua kali setahun (<strong>Mei dan November</strong>) oleh editor jurnal dari Buletin Perpustakaan Universitas Islam Indonesia.</p> <p>BPUII fokus pada kajian bidang perpustakaan, informasi dan dokumentasi (PUSDOKINFO). Cakupan mencakup baik artikel review maupun artikel penelitian di bidang tersebut. Hal-hal yang dibahas dalam Buletin Perpustakaan Universitas Islam Indonesia ini meliputi:</p> <ul> <li>Aspek teoritis dan umum bidang perpustakaan, informasi dan dokumentasi (PUSDOKINFO)</li> <li>Manajemen perpustakaan</li> <li>Layanan Informasi</li> <li>Literasi Informasi dan Media</li> <li>Manajemen Pengetahuan</li> <li>Organisasi Informasi</li> <li>Perpustakaan dan Repositori Digital</li> <li>TIK di Perpustakaan</li> <li>Pencarian Informasi</li> <li>Perilaku Informasi</li> <li>bidang studi terkait perpustakaan, informasi dan dokumentasi (PUSDOKINFO) lainnya.</li> </ul> Universitas Islam Indonesia en-US Buletin Perpustakaan 0853-1544 Analisis Ketersediaan Koleksi Buku dan Jurnal Tercetak Perpustakaan Perguruan Tinggi Berdasarkan Subjek dan Bahasa https://journal.uii.ac.id/Buletin-Perpustakaan/article/view/49043 <p>Koleksi perpustakaan mempunyai peran yang strategis dalam mendukung proses belajar mengajar di perguruan tinggi. Peran tersebut dapat diketahui melalui distribusi subjek dan bahasa koleksi tercetak. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis ketersediaan koleksi tercetak buku dan jurnal dengan berdasarkan distribusi subjek dan bahasa koleksi. Penelitian dilakukan secara kuatitatif terhadap ketersediaan koleksi berdasarkan distribusi subjek dan bahasa. Pengambilan data dilakukan melalui <em>database</em> Sistem Manajemen Perpustakaan (SIMPUS) koleksi buku dan jurnal tercetak Universitas islam Indonesia (UII). Hasil perolehan data dianalis secara katagorik menggunakan statistik deskriptif yang berdasarkan subjek <em>Dewey Decimal Classification</em> (DDC) dan jenis bahasa Indonesia maupun Inggris sehingga diperoleh kelompok distribusi ketersediaan koleksi berdasarkan bahasa dan subjek. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah koleksi tercetak jenis buku sebanyak 21.403 judul yang terdiri (13.348 berbahasa Indonesia dan 8.055 judul berbahasa Inggris). Distribusi koleksi terbesar terdapat pada subyek ilmu terapan (600) sebanyak 11.644 judul dan ilmu sosial (300) sebanyak 5.610 judul. Sementara itu, subjek ilmu seni (700) memiliki jumlah koleksi paling sedikit, yaitu 7 judul. Pada koleksi jurnal tercetak ditemukan sebanyak 3.957 judul yang terdiri atas 2.316 jurnal berbahasa Inggris dan 1.641 jurnal berbahasa indonesia. Distribusi jurnal terbesar juga berada pada subjek ilmu terapan sebanyak 2.627 judul, sedangkan subjek sejarah dan geografi (900) tidak memiliki koleksi jurnal tercetak. Temuan ini menunjukkan bahwa distribusi koleksi perpustakaan sangat dipengaruhi oleh relevansi kebutuhan program studi dan karakteristik pengguna di lingkungan fakultas. Dominasi ketersediaan koleksi pada bidang ilmu terapan dan ilmu sosial mencerminkan relevansi pengembangan koleksi dengan kebutuhan akademik pengguna perpustakaan. Ketersediaan koleksi didominasi oleh bidang ilmu terapan dan sosial.</p> Anton Risparyanto Copyright (c) 2026 Buletin Perpustakaan 2026-06-08 2026-06-08 9 1 20 33 10.20885/bpuii.v9i1.49043 Mendongeng sebagai Strategi Menumbuhkan Minat Baca dan Pengembangan Karakter Pemustaka Anak di Kid’s Corner PUSTAKA https://journal.uii.ac.id/Buletin-Perpustakaan/article/view/45143 <p>Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (PUSTAKA) mengembangkan Kid’s Corner sebagai layanan literasi anak untuk menumbuhkan minat baca sekaligus mengenalkan literasi pertanian sejak dini. Kid’s Corner didukung oleh ruang yang nyaman, koleksi tercetak dan audiovisual, serta alat permainan edukatif yang disesuaikan dengan karakteristik anak. Salah satu kegiatan utama yang diterapkan ialah mendongeng, yang dipadukan dengan permainan, media audiovisual, dan pengenalan dunia pertanian sehingga membentuk pengalaman literasi yang menyenangkan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan ketertarikan anak pada bacaan, tetapi juga menyisipkan nilai-nilai moral, empati, kerja sama, dan penghargaan terhadap petani. Melalui pendekatan edutainment terpadu, pustakawan berperan sebagai fasilitator, motivator, dan komunikator yang efektif dalam membangun kedekatan dengan pemustaka anak. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa mendongeng menjadi strategi yang efektif sebagai alat ungkit untuk menumbuhkan minat baca, memperluas wawasan pertanian, dan mendukung pembentukan karakter anak. Dengan demikian, Kid’s Corner PUSTAKA menjadi model layanan literasi anak yang inovatif, interaktif, dan berorientasi pada pengembangan pengetahuan serta karakter.</p> Juznia Andriani Copyright (c) 2026 Buletin Perpustakaan 2026-05-29 2026-05-29 9 1 1 19 10.20885/bpuii.v9i1.45143 Peran Konten Edukatif di Instagram @temaniPusnas dalam Memperluas Jangkauan Pemasaran Aplikasi iPusnas https://journal.uii.ac.id/Buletin-Perpustakaan/article/view/47364 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konten edukatif pada akun Instagram @temaniPusnas dalam memperluas jangkauan (<em>reach</em>) pemasaran sekaligus membangun keterlibatan (<em>engagement</em>) pengguna aplikasi iPusnas. Urgensi penelitian ini terletak pada perlunya optimalisasi media sosial oleh perpustakaan di era digital untuk meningkatkan kesadaran literasi dan keterlibatan pengguna secara organik melalui perpanjangan tangan komunitas non-resmi (<em>unofficial account</em>). Pendekatan kualitatif digunakan melalui studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam bersama admin @temaniPusnas dan observasi konten selama periode Oktober hingga Desember 2025. Data dianalisis menggunakan teknik triangulasi dengan membandingkan hasil wawancara dan analisis tren konten untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten visual seperti <em>Reels </em>dan <em>Stories </em>lebih efektif meningkatkan <em>engagement </em>dan <em>reach </em>dibandingkan teks biasa. Secara khusus, observasi menunjukkan konten <em>Reels </em>berbasis kutipan (<em>quotes</em>) inspiratif mendapatkan jangkauan dan interaksi tertinggi dibandingkan tutorial atau rekomendasi buku. Konten edukatif @temaniPusnas efektif sebagai sarana promosi sekaligus edukasi yang memperkuat bauran pemasaran iPusnas, meskipun statusnya sebagai akun non-resmi memiliki keterbatasan struktural tersendiri. Peneliti menyarankan pelibatan mahasiswa magang sebagai <em>Content Creator Volunteer </em>untuk menjaga konsistensi produksi konten.</p> Nabilah Ayu Kusumaningrum - Encang Saepudin Agus Rusmana Copyright (c) 2026 Buletin Perpustakaan 2026-06-08 2026-06-08 9 1 10.20885/bpuii.v9i1.47364 Implementasi Pelatihan Affiliator Market Place sebagai Instrumen Pengembangan Literasi Digital Lulusan https://journal.uii.ac.id/Buletin-Perpustakaan/article/view/44998 <p>Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Namun, penggunaan gawai oleh peserta didik sering kali belum diarahkan pada aktivitas yang produktif dan edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pelatihan affiliator marketplace sebagai instrumen pengembangan literasi digital lulusan di Perpustakaan Gisa Widya Pustaka SMKN 1 Girimulyo. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi pelatihan affiliator marketplace dalam meningkatkan literasi digital dan mendukung dimensi profil lulusan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan kajian pustaka. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2025 di SMKN 1 Girimulyo dengan objek penelitian berupa kegiatan workshop affiliate marketing yang diikuti peserta didik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan affiliator marketplace mampu meningkatkan kemampuan literasi digital peserta didik melalui penguasaan media sosial, pembuatan konten promosi digital, komunikasi digital, dan pemanfaatan marketplace secara produktif. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung penguatan delapan dimensi profil lulusan, yaitu keimanan, kewargaan, bernalar kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. Pelatihan affiliator marketplace dapat menjadi inovasi layanan perpustakaan sekolah yang relevan dengan kebutuhan generasi digital serta mampu mendukung pengembangan kompetensi peserta didik dalam menghadapi era ekonomi digital.</p> Ahmad Sofyan Alfi Copyright (c) 2026 Buletin Perpustakaan 2026-06-09 2026-06-09 9 1 10.20885/bpuii.v9i1.44998