Ilmuwan, akuntan publik dan tanggung jawab kepakarannya

Syamsul Hadi

Abstract

Ilmuwan tidak dapat dipisahkan dengan hasil karya yang dihasilkannya ataupun sikapnya terhadap masyarakat maupun pemerintah. Secara umum ilmuwan dapat dibagi menjadi tiga, yaitu ilmuwan yang dianggap sebagai: kambing pemakan rumput yang berguna, sebagai tukang kebun yang bekerja dengan baik atau sebagai tukang kebun yang bingung.

Perkembangan ilmu di Indonesia pada masa lalu telah berkembang dan maju, hanya sayangnya benang penghubung yang menyambungnya putus, sehingga kita tidak atau kurang mewarisi sebagian besar daripadanya. warisan besar ada pada teknologi dan strategi perang.

Ilmuwan Indonesia masa kini seperti ilmuwan lain, juga memiliki tiga kelompok, yaitu ilmuwan yang dianggap sebagai kambing pemakan rumput yang berguna, sebagai tukang kebun yang bekerja dengan baik, dan sebagai tukang kebun yang bingun. Ilmuwan yan baik adalah ilmuwan kelompok kedua yaitu tukang kebun yang dapat bekerja dengan baik.  

Full Text:

PDF

Article Metrics

Metrics Loading ...

Metrics powered by PLOS ALM




Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia is currently indexed by:

     
    
     

JURNAL AKUNTANSI DAN AUDITING INDONESIA (JAAI)

ISSN 1410-2420 (print), 2528-6528 (online)
Published by Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Islam Indonesia
Supported by IAI-KAPd (Ikatan Akuntan Indonesia - Kompartemen Akuntan Pendidik)

Creative Commons License
JAAI pada http://journal.uii.ac.id/index.php/JAAI/ terlisensi oleh Creative Commons Attribution 4.0 International License.