PENGGUNAAN DESEPSI DALAM EKSPERIMEN: IMPLIKASI ETIS DAN METODOLOGIS SERTA PENANGANANNYA

Ertambang Nahartyo

Abstract

Tulisan ini berisi paparan tentang kontroversi di seputar pemanfaatan desepsi atau muslihat dalam ranah penelitian yang menggunakan desain eksperimen. Desepsi merupakan salah satu bentuk manipulasi dalam eksperimen yang mempunyai setidaknya dua implikasi penting: aspek metodologis dan aspek etis. Dua pertanyaan penting yang mengemuka adalah: apakah desepsi mengancam validitas hasil penelitian eksperimen dan sejauh mana desepsi dapat merendahkan harkat martabat manusia sebagai subjek penelitian eksperimen? Pemaparan dimulai dengan latar belakang beberapa penelitian yang kontroversial, dilanjutkan dengan definisi desepsi menurut sementara ahli, tinjauan terhadap sisi etika dan metodologi desepsi, serta manajemen desepsi dalam penelitian. Pemaparan berlanjut dengan mengetengahkan penggunaan desepsi dalam penelitian bidang ekonomika dan bisnis. Artikel ini diakhiri dengan kesimpulan yang menjelaskan keunggulan dan kelemahan desepsi.

Kata kunci: desepsi, penelitian eksperimen, etika riset

Full Text:

PDF

Article Metrics

Metrics Loading ...

Metrics powered by PLOS ALM




JURNAL AKUNTANSI DAN AUDITING INDONESIA (JAAI)
ISSN 1410-2420 (print), 2528-6528 (online)
Published by Accounting Department, Faculty of Economics, Islamic University of Indonesia and Supported by IAI-KAPd (Ikatan Akuntan Indonesia - Kompartemen Akuntan Pendidik)

Creative Commons License
JAAI pada http://journal.uii.ac.id/index.php/JAAI/ terlisensi oleh Creative Commons Attribution 4.0 International License.