Main Article Content

Abstract

Studi ini mengkaji kualitas Akuntabilitas publik di Indonesia yang representasikan oleh praktik laporan keuangan menggunakan teori legitimasi. Kami menemukan praktik akuntabilitas publik di Indonesia masih di legitimasi pragmatis. Laporan keuangan dan audit laporan ini dikembangkan hanya untuk pengguna utama laporan keuangan. Mereka tidak disiapkan untuk kepentingan masyarakat umum, DPR dan pemerintah sebagai representasi dari masyarakat belum mengembangkan budaya tata kelola laporan keuangan dan audit untuk memastikan bahwa praktek akuntabilitas di Indonesia menyajikan informasi yang benar atau adil yang diharapkan oleh masyarakat. Masyarakat membutuhkan informasi tentang seberapa efektif pemerintah dalam menggunakan dana negara untuk memenuhi janji mereka dalam kampanye pemilu serta kewajiban mereka sebagaimana diatur dalam banyak hukum yang mengatur operasi dari pemerintah. Masyarakat juga perlu informasi tentang keamanan dan tumbuh dari kekayaan mereka disimpan di sektor keuangan seperti yang dijanjikan oleh bank dan lembaga keuangan non-bank.

Keywords

public accountabilty financial report financial institution

Article Details