PENGARUH PENAMBAHAN KARET REKLIM DARI LIMBAH OUTSOLE TERHADAP SIFAT FISIS DAN SIFAT THERMAL PRODUK OUTSOLE SEPATU (STUDI KASUS DI CV. CARITA NIAGA)

Muh. Wahyu Syabani, Fikri Irfani Fauziyyah, Tintin Mutiara

Abstract

Limbah padat industri karet sukar mengalami degradasi di alam sehingga memerlukan pengelolaan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan karet reklim dari limbah outsole terhadap sifat fisis dan sifat thermal dari produk outsole. Pencampuran karet dan bahan aditif lainnya dilakukan menggunakan mesin kneader dan open mill sedangkan proses vulkanisasi dilakukan dengan mesin hydraulic press. Variasi yang digunakan adalah jumlah karet reklim yang ditambahkan yaitu 12,5; 37,5 dan 62,5 phr. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa produk outsole dengan penambahan karet reklim memberikan hasil organoleptis berupa permukaan rata, tidak retak, tidak pecah, tidak kotor dan kesamaan ukuran untuk semua variasi. Pengujian fisis menunjukan ketahanan kikis, kuat tarik dan perpanjangan putus akan mengalami penurunan, sedangkan nilai kekerasan cenderung naik dengan penambahan karet reklim. Ketahanan retak lentur menunjukan hasil untuk penambahan 12,5 dan 37,5 phr dalam kondisi baik dan tidak retak, sedangkan pada 62,5 phr sudah mengalami keretakan. Hasil pengujian kestabilan thermal menunjukan bahwa sampel memiliki kestabilan thermal relatif sama. Hasil penelitian ini menunjukan jika penambahan karet reklim dari limbah outsole sampai 37,5 phr memiliki potensi tinggi sebagai filler pada kompon karet untuk outsole.

Keywords

limbah industri karet, karet reklim, karakteristik fisis, kestabilan thermal

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.