Main Article Content

Abstract

Kebisingan merupakan gelombang suara yang ditimbulkan dari sumber suara bergetar sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi pendengarnya dan memiliki efek terhadap kesehatan. Aktivitas lalu lintas merupakan salah satu sumber kebisingan dan mengganggu kenyamanan anak-anak sekolah. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kebisingan di Sekolah Dasar (SD) pada tepi jalan primer Kota Kendari secara matematis, kemudian memetakan hasil perhitungan kebisingan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menghitung volume kendaraan lalu lintas jenis sepeda motor, kendaraan ringan, dan kendaraan berat. Pengukuran dilakukan pada hari senin-jum’at tiap titik satu hari, waktu pengukuran pukul 08.00 - 09.00 WITA. Waktu tempuh dilakukan dengan pencatatan waktu yang diperlukan untuk melewati segmen jalan. Intensitas kebisingan dengan pengukuran perhitungan menggunakan pendekatan empirik dalam satuan decibel berdasarkan volume lalu lintas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil perhitungan Predicted Noise Level (PNL), potensi tingkat kebisingan tertinggi berada di SDN 7 Kendari sebesar 67,09 dB(A), SDN 37 Kendari sebesar 66,53 dB(A), SDN 6 Kendari sebesar 65,05 dB(A), SDN 2 Kendari sebesar 64,84 dB(A), SDN 30 Kendari sebesar 64,53 dB(A), dan SDN 28 Kendari sebesar 62,48 dB(A). Penyajian data dalam bentuk data spasial/peta sangat penting dilakukan ini karena lokasi penelitian yang banyak, dengan penyajian data dalam bentuk peta lebih memudahkan peneliti untuk menganalisis besar potensi kebisingan dengan membuat titik-titik, agar menjadi bahan acuan terhadap potensi besar PNL di Kota Kendari.

Keywords

Kebisingan Lalulintas Sistem Informasi Geografis (SIG)

Article Details

References

Read More