Main Article Content

Abstract

Jenis nutrien anorganik seperti nitrat (N), fosfat (P), dan silikat (Si) banyak diserap oleh fitoplankton. Ketiga jenis nutrien itu sangat penting untuk pertumbuhannya. Melalui proses fotosintesis, ketiga nutrien itu dirubah menjadi cadangan makanan dalam bentuk senyawa-senyawa organik seperti karbohidrat. Hasil proses fotosintesis digunakan organisme lainnya dalam tropik level untuk bertumbuh. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis distribusi nutrien anorganik jenis N (nitrat), P (fosfat), dan Si (silikat) untuk kehidupan fitoplankton. Pelaksanaan penelitian pada bulan Juni sampai Oktober 2021 pada tiga stasiun di perairan pesisir Tompotana, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Pada ketiga stasiun itu, dilakukan pengambilan sampel air untuk keperluan identifikasi fitoplankton dan pengukuran parameter fisika-kimia perairan. Kegiatan yang dilaksanakan di laboratorium seperti identifikasi fitoplankton, pengukuran nitrat, fosfat dan silikat. Berdasarkan analisis varians, konsentrasi nitrat dan fosfat adalah tidak signifikan berbeda (p > 0.05) antara stasiun, sebaliknya konsentrasi silikat justru berbeda secara signifikan (p < 0.05). Nutrien jenis N, P, dan Si masih dapat diserap dan digunakan oleh fitoplankton untuk bertumbuh walau tidak optimal. Sebanyak 4 kelas dan 24 jenis fitoplankton teridentifikasi. Empat kelas yang dimaksud yaitu Bacillariophyceae, Dinophyceae, Cyanophyceae, dan Coscinodiscophyceae. Dari hasil analisis korelasi Pearsons, hanya nitrat yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelimpahan fitoplankton di perairan Tompotana (p<0.05).

Article Details