JPI Volume VII Th VIII Juni 2005 Sertifikasi Kompetensi Guru

Jurnal Pendidikan Islam (JPI), kini hadir kembali di tengah pembaca. Topik utama edisi ini adalah tentang Sertifikasi Kompetensi Guru. Pilihan topik ini sangat berkaitan dengan semakin tajamnya sorotan berbagai pihak terhadap kalangan tersebut. Keberadaannya dianggap menjadi salah satu komponen utama dalam menentukan tinggi rendahnya mutu pendidikan. Sertifikasi dan kompetensi merupakan penentuan kelayakan dan kewenangan bagi seorang guru untuk mengajar. Sisi yang dinilai menyangkut keseluruhan aspek kinerja seorang guru, mulai kesiapan mental, aspek profesional, tingkat kecintaannya terhadap profesi, kemampuan membuat perangkat dan melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), penguasaan materi, daya inovasi dan kewenangan dalam mengajar. Ini diberlakukan baik bagi guru yang sudah bertugas maupun bagi mereka yang akan mencari pekerjaan sebagai guru. Bagi yang sudah     bertugas, tujuannya untuk diketahui tingkat kelayakan dan menentukan siapa yang masih perlu mendapatkan peningkatan. Sedangkan bagi calon guru, supaya dapat disesuaikan sejak awal tingkat kemampuan dan kelayakan yang harus dimiliki sebelum ia terjun dalam profesi ini. Langkah-langkah ini terutama ditujukan untuk meningkatkan mutu pendidikan agar dapat melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai outcame yang baik dan dapat mengatur atau mengurus hidupnya sendiri. Hingga saat ini, aspek guru masih menjadi salah satu penyebab utama rendahnya mutu pendidikan, mengingat berbagai aspek lain (sarana-prasarana) telah atau akan segera terpenuhi. Beberapa tulisan lainnya yang tersaji dalam JPI kali ini, membicarakan tentang pendidikan Islam dan pengembangan kurikulum. Sedangkan yang terakhir merupakan rekaman kegelisahan atas terjadinya konflik antar umat beragama di Indonesia, yang menawarkan solusi ditingkatkannya dialog dan sosialisasinya, serta membantu     pemecahannya melalui pendidikan agama.

Table of Contents

Articles

 
Muslih Usa(1),
(1) 
1-8
 
Sri Haningsih(1),
(1) 
9-28
 
Hujair AH. Sanaky(1),
(1) 
29-48
 
Muhammad Idrus(1),
(1) 
49-56
 
M. Hajar Dewantoro(1),
(1) 
57-68
 
Nanang Nuryanta(1),
(1) 
69-82
 
AF. Djunaedi(1),
(1) 
83-90
 
Muslih Usa(1),
(1) 
91-98
 
Imam Moedjiono(1),
(1) 
99-114