Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship (AJIE) https://journal.uii.ac.id/ajie <p><strong>Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship (AJIE) </strong></p> <p>e-ISSN: <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1438225311&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2477- 0574</a> p-ISSN: <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1446529047&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2477-3824</a> published three times a year (January, May, and September) by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.</p> <p>The editors invite academics (professors or researchers) and related practitioners (industry, government, NGOs and others) to submit articles to the Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship (AJIE).</p> en-US <p>Authors who publish with this journal agree to the following terms:</p><ol><li>Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.</li><li>Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.</li><li>Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).</li></ol><p><strong>PLAGIARISM CHECK</strong></p><p>All manuscripts submitted to AJIE will be checked free of plagiarism elements. Manuscripts that do not meet the requirements will be returned to the author for further correction or will be rejected immediately.</p><p>The plagiarism check used by AJIE is Turnitin.</p><p> </p> ajie.dppm@gmail.com (ajie) ajie.dppm@gmail.com (ajie) Mon, 31 Jan 2022 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.10 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 MOMIDRO: Sistem Monitoring Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Berbasis IoT pada Laboratorium Ketenagaan FTI UII https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/23236 <p>Saat ini terdapat modul Pembangkit Listrik Tenaga (PLT) Mikrohidro di Laboratorium Ketenagaan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII). Pengguna harus melakukan pengukuran secara manual <em>on-site</em> ketika membutuhkan data performa energi dari PLT Mikrohidro, sehingga cukup merepotkan. Perlu dicari solusi supaya pencatatan data performa bisa dilakukan dengan mudah, maka diusulkan sistem <em>monitoring</em> performa energi listrik AC berbasis <em>Internet of Thing</em> (IoT) pada Pembangkit Listrik Tenaga (PLT) Mikrohidro (MOMIDRO). Dengan sistem ini, pengguna cukup mengakses akun melalui <em><u>browser</u></em> untuk memonitor data performa secara akurat dan <em>real-time</em>. MOMIDRO menyediakan data pembacaan tegangan, arus, daya aktif, dan energi. Pengujian sistem dilakukan dengan memanfaatkan beban dari RLC <em>Load</em>. Sistem dapat melakukan <em>monitoring</em> dengan baik secara <em>real-time</em>. Hasil pembacaan modul sensor PZEM-004T pada sistem ini memiliki nilai <em>error</em> rata-rata pembaca tegangan, arus, daya, dan energi masing-masing sebesar 0,7%, 21,2%, 2,32% dan 28,7%. Persentase <em>error</em> nilai arus dan energi cukup besar dikarenakan nilai arus dan energi yang sangat kecil, namun jika dilihat nilai selisihnya maka hasil pembacaan sensor sangat mendekati nilai acuan</p> Firdaus Firdaus, Dio Trie Ramadhan, Yanayir Ahmad, Indah Suryani Putri Copyright (c) 2022 Firdaus Firdaus https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/23236 Mon, 31 Jan 2022 00:00:00 +0000 Sistem Monitoring Kelembaban Tanah pada Tanaman Tebu (MONTABU) Berbasis IoT https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/22983 <p>Sektor pertanian merupakan salah satu sektor terpenting bagi perekonomian di Indonesia. Guna memastikan hasil panen yang baik, berbagai indikator harus dijaga dengan baik salah satunya adalah kondisi tanah pertanian. Kelembaban tanah merupakan salah satu parameter penting yang perlu dipantau dan merupakan indikator yang paling mudah untuk menggambarkan kondisi tanah. Tanaman tebu merupakan salah satu dari berbagai jenis tanaman yang cukup sensitif terhadap kelembaban tanah. Tanaman tebu memerlukan tingkat kelembaban tanah yang berbeda-beda pada setiap fase penanaman. Oleh karena itu, sistem MONTABU (<em>monitoring</em> kelembaban tanah tanaman tebu) dibuat untuk membantu memonitoring kelembaban tanah tanaman tebu sehingga meningkatkan keberhasilan hasil panen. sistem MONTABU dirancang dengan berbasis IoT (<em>Internet of Things</em>), sehingga pemantauan dapat dilakukan tanpa terbatas ruang dan waktu. Selain itu, sistem MONTABU di rancang menggunakan sumber daya menggunakan <em>photovoltaic</em> dari cahaya matahari, sehingga sumber daya dapat diperbaharui terus menerus. Secara umum, kerja dari sistem MONTABU adalah sensor kelembaban tanah membaca pengukuran besar kelembaban dari tanah di perkebunan tebu kemudian diolah pada mikrokontroler lalu mengirimkan hasil pengukuran tersebut melalui SMS pengguna dan aplikasi <em>android</em>. Pengujian diuji dalam 7 hari di kebun tebu Maredan, Berbah, Sleman. Sistem akan mengukur kelembaban satu hari sekali pada pagi hari, dengan nilai hasil kelembaban rata-rata 70%. Perangkat prototipe ini dapat dipasang diluar ruangan dan dapat mengirim pesan secara <em>real time</em>. Hasil dari sistem MONTABU telah berhasil mengukur dan mengirimkan notifikasi kelembaban tanah dengan keberhasilan 100% melalui SMS dan dapat dipantau <em>real time</em> menggunakan IoT. Dampak masalah sosial dan lingkungan pada MONTABU cukup mempengaruhi performa sistem, karena terjadi pengrusakan oleh manusia dan hewan pengerat</p> Abdullah Hilman, Dirga Putra Wijaya, Banta Saidi, Almira Budiyanto, Sisdarmanto Adinandra Copyright (c) 2022 Abdullah Hilman, Dirga Putra Wijaya, Banta Saidi, Almira Budiyanto, Sisdarmanto Adinandra https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/22983 Mon, 31 Jan 2022 00:00:00 +0000 MONARBU: Sistem Monitoring Partikel Debu di Area Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/22996 <p>Area kampus Universitas Islam Indonesia merupakan tempat yang mempunyai tingkat mobilitas yang cukup tinggi pada saat masa perkuliahan, khususnya pada hari kerja. Debu yang berterbangan dan terbawa angin akan bercampur dengan udara yang dihirup oleh manusia, sehingga apabila jumlah debu yang terhirup cukup banyak maka akan berpotensi terjadinya keluhan di paru-paru. Mitigasi perlu dilakukan kedepannya terhadap kualitas udara yang semakin buruk, maka dari itu diperlukan data untuk kualitas udara yang dipengaruhi oleh partikel debu yang dapat membuat area kampus menjadi lebih baik. Dari data tersebut dapat dijadikan sebuah pertimbangan untuk pembuat kebijakan di area kampus Universitas Islam Indonesia. Sebagai langkah awal dalam <em>prototyping </em>sistem <em>monitoring</em> partikel debu di area kampus Universitas Islam Indonesia, hadirlah MONARBU yang merupakan alat <em>monitoring</em> partikel debu berbasis <em>Internet of Things</em> (IoT). Diharapkan dari adanya MONARBU ini dapat bermanfaat bagi pembuat kebijakan di Universitas Islam Indonesia. Sistem komunikasi menggunakan ESP8266 dengan interface menggunakan <em>Android Studio</em>. Informasi yang disediakan di sistem ini adalah nilai densitas debu PM10. Pengiriman data secara <em>real time</em> ke <em>Thingspeak </em>dan <em>Firebase</em>. Pengiriman data ke <em>Firebase</em> dilakukan setiap ±15 detik sekali dan pengiriman ke <em>Thingspeak</em> dilakukan setiap ±1 menit sekali. Pengujian di lapangan diperoleh nilai kesalahan pembacaan sebesar 18,6%. Sedangkan perkiraan harga jual produksi sistem ini sekitar dua juta rupiah.</p> Hendra Setiawan, Ahmad Khodi Inzaghi, Akram Faisaldinatha, Ichtiar Agung Adhavian Copyright (c) 2022 Hendra Setiawan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/22996 Fri, 27 May 2022 00:00:00 +0000