Teori Pecking Order dan Trade-Off dalam Analisis Struktur Modal di Bursa Efek Indonesia

D Agus Harjito

Abstract

Abstract

This study aims to test the pecking order theory and trade-off theory of capital structure in the analysis of the Indonesia Stock Exchange. Pecking order theory is represented by the variable profitability and growth, while the variables volatility of earnings, tangibility of assets and the size represents a trade-off theory. The company's goal is prosperity of shareholder value. To achieve these objectives the company needs funds from internal sources and external sources. Internal sources in the form of retained earnings, while the external sources of debt and shareholders' approval in the pecking order theory. This study uses the data of financial ratios of the firms during the period 2000-2010. To analyze the data, this study uses a multiple regression with the dependent variable is the debt ratio, while profitability, growth, volatility of earnings, tangibility of assets and size as independent variables. The results show that asset structure and company size has a positive and significant impact on capital structure, while profitability has a negative effect on debt ratios. But company's growth rate has not relationship with the debt ratio or capital structure. Simultaneously, the all independent variables affect capital structure significantly.

Keywords: pecking order, trade-off, capital structure, debt rasio


Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menguji teori pecking order dan teori trade-off dalam analisis struktur modal di Bursa Efek Indonesia. Teori pecking order diwakili oleh variabel profitability dan growth, sementara variabel-variabel volatility of earnings, tangibility of assets dan size mewakili teori trade-off. Tujuan perusahaan adalah memakmurkan nilai pemegang saham. Untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan membutuhkan dana yang diperoleh dari sumber internal dan sumber eksternal. Sumber internal berupa laba ditahan, sedangkan sumber eksternal berupa hutang dan saham sebagaimana dijelaskan dalam teori pecking order. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa rasio-rasio keuangan dari perusahaan sampel selama periode tahun 2000-2010. Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan variabel terikat adalah debt ratio; sedangkan profitability, growth, volatility of earnings, tangibility of assets dan size bertindak sebagai variabel bebas. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur asset dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap rasio hutang perusahaan. Sementara variabel proftabilitas memiliki efek negatif terhadap rasio hutang. Sedangkan tingkat pertumbuhan perusahaan tidak ditemukan memiliki hubungan yang signifikan dengan rasio hutang. Secara simultan, variabel-variabel bebas dapat mempengaruhi rasio hutang secara signifikan.

Kata Kunci: pecking order, trade-off, struktur modal, rasio keuangan

Full Text:

FULL PAPER

Article Metrics

Metrics Loading ...

Metrics powered by PLOS ALM




Copyright (c)



JURNAL SIASAT BISNIS (JSB)
ISSN 0853-7666 (print), 2528-7001 (online)

Contact:
Management Development Centre (MDC)
Faculty of Economics, Universitas Islam Indonesia
Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta
Telp. (0274) 881546, Fax. (0274) 882589
Editorial E-mail: editor.jsb@uii.ac.id

 

Creative Commons License

Jurnal Siasat Bisnis (JSB) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.