Main Article Content

Abstract

Pengukuran tingkat produktivitas organisasi atau perusahaan penting dilakukan untuk mengevaluasi pencapaian dan melakukan perbaikan pada indikator produktivitas yang kurang baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat produktivitas dari sebuah perusahaan dan mengevaluasi indikator yang kinerjanya paling buruk. Studi kasus dilakukan pada perusahaan dompet kulit yang sedang mengalami penurunan produktifitas selama periode tahun 2018, dimana jumlah produksi tidak mencapai target yang diharapkan sehingga harus menambah jam kerja/lembur untuk mencapai target. Dengan penambahan jam kerja, perusahaan mengeluarkan biaya lembur karyawan. Metode untuk mengukur tingkat produktifitas perusahaan adalah metode objective matriks atau OMAX dan penelitian ini mengacu pada langkah-langkah OMAX, yaitu menentukan kriteria produktivitas pada lini produksi, penentuan bobot, penentuan level-level pada objective matrix, perhitungan index produktivitas, dan analisa produktifitas dengan traffic light system.  Pembobotan untuk menentukan bobot setiap indikator produktifitas dengan sistim linkert.  Selanjutnya digunakan Traffic Light System (TLS) untuk pengelompokan level pencapaian indikator dan melakukan perbaikan untuk level indikator yang buruk. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata produktifitas keseluruhan pada tahun 2018 adalah 5,410. Indeks produktifitas tertinggi dicapai pada bulan Agustus sebesar 62,59%. Dari traffic light sytem, diketahui bahwa indikator produktifitas yang paling buruk adalah pada faktor defect/cacat. Indikator produk cacat perlu perhatian khusus dalam rangka perbaikan untuk meningkatkan tingkat produktifitas perusahaan.

Keywords

Objective Matrix Produktifitas Skala Linkert Traffic Light System

Article Details