Main Article Content

Abstract

Penggunaan bioadhesive yang semakin meningkat membuat perkembangan bioadhesive semakin cepat. Salah satu penggunaan bioadhesive adalah dalam dunia medis. Bioadhesive digunakan karena memiliki beberapa kelebihan dari perekat komersial, seperti tidak beracun, tidak menggunakan solven organik, dan dapat didegradasi oleh tubuh. Penelitian ini menggunakan soy protein isolate (SPI) sebagai bahan utama dalam pembuatan bioadhesive dengan beberapa pengujian seperti kuat geser, solid content, viskositas, dan FTIR. SPI biasanya digunakan sebagai bahan campuran makanan untuk menambah nutrisi berupa protein sehingga memiliki tingkat keamanan food-grade sehingga tidak berbahaya bagi tubuh. Pembuatan perekat dari SPI ini juga menggunakan bahan tambahan lain seperti natrium sulfit dan asam sitrat dan melalui dua proses, yaitu: denaturasi protein dan crosslinking dengan asam sitrat. Proses tersebut dilakukan pada suhu 55˚C dan tekanan atmosfer selama 30 menit dan 10 menit. Berdasarkan hasil pengujian tersebut diperoleh kuat geser kering sebesar 1,9051 MPa dan kuat geser basah sebesar 1,6093 MPa.

Article Details

References

Read More