Main Article Content
Abstract
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) produsen tempe, menghadapi masalah produksi yaitu tingkat cacat produk hingga 50% dari produksi harian. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi cacat kritis, menganalisis penyebab utama, dan merancang solusi inovatif untuk menurunkan tingkat kecacatan. Metode yang digunakan meliputi integrasi Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Root Conflict Analysis (RCA+), dan Teoriya Resheniya Izobretatelskikh Zadach (TRIZ). FMEA menunjukkan bahwa bau tidak sedap merupakan cacat utama dengan nilai RPN tertinggi (75). RCA+ mengidentifikasi beberapa akar masalah seperti kemasan tanpa ventilasi, takaran ragi yang tidak konsisten, pencucian kedelai yang tidak optimal, dan perendaman yang terlalu lama. Berdasarkan hasil tersebut, TRIZ digunakan untuk menghasilkan solusi teknis seperti ventilasi kemasan, penggunaan ragi sekali pakai, pencucian bersuhu stabil, dan sistem perendaman otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ketiga metode ini efektif dalam menurunkan angka cacat dan dapat diterapkan untuk meningkatkan mutu di industri pangan.
Keywords
Article Details
Copyright (c) 2026 Hanifah Nur Fadhillah, Faishal Arham Pratikno, Amanda Dwi Wantira

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
References
Adzima, F., Asmal, S., & Setiawan, I. (2023). Implementasi metode TRIZ terhadap peningkatan kualitas proses roasting kopi pada UMKM di Makassar. Jurnal Teknik Industri, 9(2), 655–662.
Barus, T., Wicaksono, W. A., & Prasasty, V. D. (2021). Identifikasi Bakteri yang Berperan dalam Pengasaman Kedelai dalam Fermentasi Tempe Berdasarkan Sekuen 16S rDNA. Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati, 6(2), 71–77. https://doi.org/10.24002/biota.v6i2.4029
Dewangga, A., & Suseno, S. (2022). Analisa pengendalian kualitas produksi plywood menggunakan metode Seven Tools, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), dan TRIZ. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan, 1(3), 243–253. https://doi.org/10.55826/tmit.v1iiii.42
Gani, M., Histiarini, A. R., Ahistasari, A., & Wariori, R. Y. (2023). Analisis resiko kebakaran di bandara RR menggunakan metode FMEA. Jurnal Teknik Industri, 9(1), 22–33.
Hanif, R., Rukmi, S. H., & Susanty, S. (2015). Perbaikan kualitas produk Keraton Luxury di PT. X dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Jurnal Online Institut Teknologi Nasional, 3(3), 137–147.
Hasibuan, S. O., Fitrah, H., Ritongga, J., Simbolon, A., & Daulay, R. A. (2024). Sosialisasi Proses Pembuatan Tahu yang Sehat untuk Masyarakat di Pasar 4 Medan Marelan. At-Tadris : Journal of Islamic Education, 3(1), 240–251. https://doi.org/10.56672/attadris.v3i1.90
Jaelani, S. A., Alfintawati, A., Fathi, N., & Hafiyya, I. (2025). Literature Review dari Randomized Controlled Trials ( RCTs ): Efektivitas Pengemasan Vakum Plastik terhadap Umur Simpan dan Kualitas Kue Lapis Legit Tradisional. Karimah Tauhid, 4(5), 3101–3109.
Jakti, N. J. K., & Al Faritsy, A. Z. (2024). Analisis pengendalian kualitas produk dengan metode Six Sigma dan TRIZ untuk mengurangi jumlah kecacatan produk di UD Cantenan. Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Inovasi, 2(2), 26–38. https://doi.org/10.59024/jisi.v2i2.642
Kristiadi, O. H., & Lunggani, A. T. (2022). Tempe kacang kedelai sebagai pangan fermentasi unggulan khas Indonesia: Literature review. Jurnal Andaliman – Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat, 2(2), 48–56. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jgpkm/article/view/40334/pdf
Neyland, J. S. C., Mende, J., & Rembet, M. E. (2022). Aplikasi metode SERVQUAL dan TRIZ untuk peningkatan kualitas layanan di salah satu bengkel otomotif di Kota Manado. JMBI UNSRAT: Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Universitas Sam Ratulangi, 9(1), 42–53. https://doi.org/10.35794/jmbi.v9i1.36703
Nugraha, R. C., & Haryono, K. (2022). Metode TRIZ untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi pada bidang bisnis dan manajemen melalui aplikasi berbasis mobile. Automata, 3(2). https://journal.uii.ac.id/AUTOMATA/article/view/24190
Pragita, T. E., Rahayuningsih, M., & Muslich, M. (2018). Evaluasi penyimpangan dan perbaikan mutu tempe sesuai SNI 3144:2015 di UMKM. Jurnal Standardisasi, 19(2), 113. https://doi.org/10.31153/js.v19i2.502
Pratikno, F. A., Zamzani, M. I., & Setiowati, N. O. (2023). Application of Root Conflict Analysis (RCA+) to identify contradiction in manufacturing process. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 7(2), 722–729. https://doi.org/10.33379/gtech.v7i2.2448
Revita, I., Suharto, A., & Izzudin, A. (2021). Studi empiris pengendalian kualitas produk pada Vieyuri Konveksi. Bisnis-Net Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 4(2), 39–49. https://doi.org/10.46576/bn.v4i2.1695
Robecca, J., & Damayanti, M. V. (2019). Metode Failure Mode and Effect Analysis untuk mengurangi cacat produk. INAQUE: Journal of Industrial & Quality Engineering, 7(2), 117–125. https://doi.org/10.34010/iqe.v7i2.1857
Safira, S. D., & Damayanti, R. W. (2022). Analisis defect produk dengan menggunakan metode FMEA dan FTA untuk mengurangi defect produk (Studi Kasus: Garment 2 dan Garment 3 PT Sri Rejeki Isman Tbk). Seminar dan Konferensi Nasional IDEC 2022, D03.1–D03.10.
Said, A., Dahniar, T., & Feblidiyanti, N. (2022). Analysis pengendalian kualitas produk untuk meminimasi defect pada produk sabun batang kosmetik menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Root Cause Analysis (RCA) pada PT. Adev Natural Indonesia. Teknologi, 5.
Wahyuningsih, E. A., Irmanda, L., Wisnu, Y., & Aji, K. (2023). Pengaruh lama fermentasi , penambahan ragi dan konsentrasi gula pada tape ketan. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, 1, 96–101.
Yulistria, R., Rosento, R., Handayani, E. P., Susilowati, I. H., & Aulia, S. (2023). Pengaruh kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan pada PT Mitra Bangun Perwira. Swabumi, 11(1), 13–22. https://doi.org/10.31294/swabumi.v11i1.13980
References
Adzima, F., Asmal, S., & Setiawan, I. (2023). Implementasi metode TRIZ terhadap peningkatan kualitas proses roasting kopi pada UMKM di Makassar. Jurnal Teknik Industri, 9(2), 655–662.
Barus, T., Wicaksono, W. A., & Prasasty, V. D. (2021). Identifikasi Bakteri yang Berperan dalam Pengasaman Kedelai dalam Fermentasi Tempe Berdasarkan Sekuen 16S rDNA. Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati, 6(2), 71–77. https://doi.org/10.24002/biota.v6i2.4029
Dewangga, A., & Suseno, S. (2022). Analisa pengendalian kualitas produksi plywood menggunakan metode Seven Tools, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), dan TRIZ. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan, 1(3), 243–253. https://doi.org/10.55826/tmit.v1iiii.42
Gani, M., Histiarini, A. R., Ahistasari, A., & Wariori, R. Y. (2023). Analisis resiko kebakaran di bandara RR menggunakan metode FMEA. Jurnal Teknik Industri, 9(1), 22–33.
Hanif, R., Rukmi, S. H., & Susanty, S. (2015). Perbaikan kualitas produk Keraton Luxury di PT. X dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Jurnal Online Institut Teknologi Nasional, 3(3), 137–147.
Hasibuan, S. O., Fitrah, H., Ritongga, J., Simbolon, A., & Daulay, R. A. (2024). Sosialisasi Proses Pembuatan Tahu yang Sehat untuk Masyarakat di Pasar 4 Medan Marelan. At-Tadris : Journal of Islamic Education, 3(1), 240–251. https://doi.org/10.56672/attadris.v3i1.90
Jaelani, S. A., Alfintawati, A., Fathi, N., & Hafiyya, I. (2025). Literature Review dari Randomized Controlled Trials ( RCTs ): Efektivitas Pengemasan Vakum Plastik terhadap Umur Simpan dan Kualitas Kue Lapis Legit Tradisional. Karimah Tauhid, 4(5), 3101–3109.
Jakti, N. J. K., & Al Faritsy, A. Z. (2024). Analisis pengendalian kualitas produk dengan metode Six Sigma dan TRIZ untuk mengurangi jumlah kecacatan produk di UD Cantenan. Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Inovasi, 2(2), 26–38. https://doi.org/10.59024/jisi.v2i2.642
Kristiadi, O. H., & Lunggani, A. T. (2022). Tempe kacang kedelai sebagai pangan fermentasi unggulan khas Indonesia: Literature review. Jurnal Andaliman – Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat, 2(2), 48–56. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jgpkm/article/view/40334/pdf
Neyland, J. S. C., Mende, J., & Rembet, M. E. (2022). Aplikasi metode SERVQUAL dan TRIZ untuk peningkatan kualitas layanan di salah satu bengkel otomotif di Kota Manado. JMBI UNSRAT: Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Universitas Sam Ratulangi, 9(1), 42–53. https://doi.org/10.35794/jmbi.v9i1.36703
Nugraha, R. C., & Haryono, K. (2022). Metode TRIZ untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi pada bidang bisnis dan manajemen melalui aplikasi berbasis mobile. Automata, 3(2). https://journal.uii.ac.id/AUTOMATA/article/view/24190
Pragita, T. E., Rahayuningsih, M., & Muslich, M. (2018). Evaluasi penyimpangan dan perbaikan mutu tempe sesuai SNI 3144:2015 di UMKM. Jurnal Standardisasi, 19(2), 113. https://doi.org/10.31153/js.v19i2.502
Pratikno, F. A., Zamzani, M. I., & Setiowati, N. O. (2023). Application of Root Conflict Analysis (RCA+) to identify contradiction in manufacturing process. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 7(2), 722–729. https://doi.org/10.33379/gtech.v7i2.2448
Revita, I., Suharto, A., & Izzudin, A. (2021). Studi empiris pengendalian kualitas produk pada Vieyuri Konveksi. Bisnis-Net Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 4(2), 39–49. https://doi.org/10.46576/bn.v4i2.1695
Robecca, J., & Damayanti, M. V. (2019). Metode Failure Mode and Effect Analysis untuk mengurangi cacat produk. INAQUE: Journal of Industrial & Quality Engineering, 7(2), 117–125. https://doi.org/10.34010/iqe.v7i2.1857
Safira, S. D., & Damayanti, R. W. (2022). Analisis defect produk dengan menggunakan metode FMEA dan FTA untuk mengurangi defect produk (Studi Kasus: Garment 2 dan Garment 3 PT Sri Rejeki Isman Tbk). Seminar dan Konferensi Nasional IDEC 2022, D03.1–D03.10.
Said, A., Dahniar, T., & Feblidiyanti, N. (2022). Analysis pengendalian kualitas produk untuk meminimasi defect pada produk sabun batang kosmetik menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Root Cause Analysis (RCA) pada PT. Adev Natural Indonesia. Teknologi, 5.
Wahyuningsih, E. A., Irmanda, L., Wisnu, Y., & Aji, K. (2023). Pengaruh lama fermentasi , penambahan ragi dan konsentrasi gula pada tape ketan. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, 1, 96–101.
Yulistria, R., Rosento, R., Handayani, E. P., Susilowati, I. H., & Aulia, S. (2023). Pengaruh kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan pada PT Mitra Bangun Perwira. Swabumi, 11(1), 13–22. https://doi.org/10.31294/swabumi.v11i1.13980