At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam
https://journal.uii.ac.id/thullab
<span>at-Thullab Journal is Islamic Studies Student journal published by the Faculty of Islamic Studies in the Islamic University of Indonesia in 2019 which is published twice a year as a journal which becomes a forum for students to improve their abilities in the fields of Islamic Law, Islamic Education and Islamic Economics into Indonesian, English and Arabic.</span>Universitas Islam Indonesiaen-USAt-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam2685-8924<p>Authors who publish with this journal agree to the following terms:</p><ul><li>Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a <a href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" target="_blank">Creative Commons Attribution License</a> that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.</li></ul><ul><li>Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.</li></ul><ul><li>Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.</li></ul>Penguatan Ketahanan Keluarga di Kabupaten Kediri Perspektif Teori Resilience Walsh
https://journal.uii.ac.id/thullab/article/view/46082
<p>Penelitian ini mengkaji tentang penguatan ketahanan keluarga di Kabupaten Kediri perspektif Teori Resilience Walsh (Studi di KUA, DP3A, dan BIKKSA). Ketiga sinergi yang diberikan oleh KUA, DP3A, dan BIKKSA akan membantu mewujudkan ketahanan keluarga di Kabupaten Kediri. Teori Ketahanan Keluarga (<em>Family Resilience Theory, Walsh</em>) sangat relevan untuk lembaga ini karena berperan dalam pencegahan, pendampingan, dan pemulihan keluarga khususnya terkait pernikahan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kerentanan perempuan dan anak, konflik suami-istri, kesiapan menjadi orang tua, pemenuhan hak anak. Pada tahun 2024 data perceraian mencapai 399.921 kasus. Salah satu faktor yang menyebabkan tingginya angka perceraian adalah kurangnya literasi dan kesiapan para calon pengantin tentang materi kuliah pra nikah atau yang kita kenal dengan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin. Dalam hal ini Aisyiyah hadir dengan BIKKSA (Biro Konsultasi Keluarga Sakinah Aisyiyah) Kota Malang mempersembahkan kurikulum Kuliah Pra Nikah yang komprehensif selama 3 hari dengan diakhiri dengan wisuda sebagai apresiasi bagi peserta atas ketekunannya dalam mengikuti kuliah pra nikah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan kurikulum kuliah pra nikah dalam upaya membentuk keluarga sakinah di masyarakat luas. Metode penelitian merupakan penelitian lapangan dimana peneliti merupakan salah satu peserta dalam kuliah pra nikah ini. Hasil penelitian sinergi ketiga lembaga dapat mewujudkan ketahanan keluarga. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Organisasi masyarakat dapat menjadi perpanjangan tangan bagi pemerintah setempat, KUA, dan pengadilan dalam rangka menekan angka perceraian dengan penguatan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin. Hal yang positif ini telah dicanangkan Pimpinan Pusat hingga ditularkan pada akar rumput setingkat ranting atau dalam lingkup desa.</p>Radifa NafilaMufidah Cholil
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-03-092026-03-098226127210.20885/tullab.vol8.iss2.art1