Community Structure of Riparian Community of Sematang Borang River of South Sumatera

Yetty Hastiana

Abstract

Vegetasi riparian adalah sebagai ekoton antara habitat teresterial dengan sistem perairan (sungai). Penyangga riparian berfungsi untuk menjaga kelestarian fungsi sungai dengan cara menahan atau menangkap tanah (lumpur) yang tererosi serta unsur hara dan bahan kimia termasuk pestisida yang terbawa dari lahan dibagian kiri kanan sungai agar tidak masuk ke perairan. Sungai Sematang Borang merupakan bagian dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Musi, Sungai Sematang Borang memiliki karaketeristik struktur sungai dengan panjang seitar 5 km, lebar sungai mencapai 70 m dan kedalaman sekitar 10 m. Saat ini sungai ini mulai terancam mengalami penurunan kualitas baik fisik, kimia maupun biologi Selain kehilangan habitat alami ikan yang akan berdampak pada penurunan kelimpahan dan biodiversity, perairan ini juga mengalami abrasi pada sisi kiri kanan tebing sungai. Keberadaan vegetasi riparian menjadi penting, selain untuk mencegah abrasi, juga berperan dalam produksi serasah. Produksi serasah berkontribusi dalam transfer bahan organik vegetasi ke dalam tanah. Unsur hara yang dhasilkan dari proses dekomposisi serasah dalam tanah sangat penting bagi kelangsungan hidup vegetasi dan sebagai sumber detritus bagi ekosistem dalam menyokong kehidupan organisme akuatik. Pentingnya kontribusi vegetasi riparian dalam suatu ekosistem, maka perlu dilakukan penelitian terhadap diversitas dan profil vegetasi. Kajian aspek vegetasi, diperkuat dengan melakukan pengamatan terhadap kondisi fisik kimia perairan Sematang Borang. Parameter fisik kimia
perairan yang diamati meliputi: suhu, kedalaman, kecepatan arus, COD, BOD, DO, pH, dan Salinitas. Penelitian menerapkan metode ekologi deskriptif kuantitatif dan kualitatif, untuk analisis kualitas fisik kimia perairan didukung analisis laboratorium dan survei. Hasil penelitian teridentifikasi 15 species riparian dengan kategori indeks keanekaragaman riparian 0,09-1,03 dan memiliki pola penyebaran cenderung berkelompok. Merujuk pada kategori aspek hayati kawawasan perairan Sematang terancam tercemar. Kondisi fisik dan kimia perairan berupa parameter kecerahan, kadar COD dan DO
berkorelasi kta terhadap nilai indeks keanekaragaman vegetasi riparian. Sementara suhu lingkungan, DO dan salinitas berkorelasi kuat terhadap pola penyebaran riparian.

Keywords

Kualitas sungai, Sungai Sematang Borang, Vegetasi Riparian

Full Text:

PDF


Eksakta: Jurnal Ilmu-Ilmu MIPA
ISSN 1411-1047 (print), ISSN 2503-2364 (online)
Published by: 
Faculty of Mathematics and Natural Science
Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta

Creative Commons License

Jurnal EKSAKTA is licensed under a Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0