Main Article Content

Abstract

This study aims to analyze the role of Wahdah Islamiyah in maintaining social diversity and strengthening social cohesion in Bulukumba Regency. Employing a qualitative approach with a case study strategy, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation of Wahdah Islamiyah’s da‘wah, educational, and social activities. The findings indicate that Wahdah Islamiyah actively contributes to managing diversity through inclusive community-based da‘wah, the implementation of moderate and integrated Islamic education, and non-discriminatory cross-identity social programs. Although ideologically grounded in the Salafi manhaj, Wahdah Islamiyah’s socio-religious practices in Bulukumba are adaptive, persuasive, and context-sensitive, enabling the organization to build bridging social capital and function as a civil Islam actor at the local level. The study concludes that Wahdah Islamiyah plays a significant role in fostering harmony and social cohesion within a plural society, despite facing internal challenges related to cadres’ limited capacity in pluralism issues and external challenges in the form of persistent conservative stigma.


[Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Wahdah Islamiyah dalam menjaga keberagaman dan memperkuat kohesi sosial masyarakat di Kabupaten Bulukumba. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus, melalui pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap aktivitas dakwah, pendidikan, dan sosial Wahdah Islamiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wahdah Islamiyah berperan aktif dalam merawat keberagaman melalui dakwah inklusif berbasis komunitas, pengelolaan pendidikan Islam yang moderat dan terintegrasi, serta program sosial lintas identitas yang bersifat non-diskriminatif. Meskipun berlandaskan manhaj salafi, praktik sosial-keagamaan Wahdah Islamiyah di Bulukumba bersifat adaptif, persuasif, dan kontekstual, sehingga mampu membangun bridging social capital dan berfungsi sebagai aktor civil Islam di tingkat lokal. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Wahdah Islamiyah memberikan kontribusi signifikan dalam membangun harmoni dan kohesi sosial di tengah masyarakat plural, meskipun masih menghadapi tantangan internal berupa keterbatasan kapasitas kader dalam isu pluralisme serta tantangan eksternal berupa stigma konservatisme. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi pluralisme dan perluasan kajian komparatif pada konteks wilayah lain.]

Keywords

Civil Islam Inclusive da’wah Social cohesion Social diversity Wahdah Islamiyah

Article Details

How to Cite
Iskandar, Samsuddin, Abdurrahman, & Idharudin, A. J. . (2026). The Role of Wahdah Islamiyah in Maintaining Social Diversity and Social Cohesion in Bulukumba Regency: Peran Wahdah Islamiyah dalam Menjaga Keberagaman dan Kohesi Sosial di Kabupaten Bulukumba. ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab, 7(1). https://doi.org/10.20885/abhats.vol7.iss1.art3