Main Article Content

Abstract

Keterbatasan akses terhadap telapak kaki prostesis dengan harga terjangkau masih menjadi permasalahan bagi penyandang disabilitas amputasi anggota gerak bawah di Indonesia. Telapak kaki prostesis berjenis SACH (Solid Ankle Cushion Heel) hasil penelitian Universitas Islam Indonesia dikembangkan sebagai alternatif produk lokal untuk menggantikan produk impor. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan telapak kaki prostesis berjenis SACH kepada komunitas penyandang disabilitas sekaligus memperoleh umpan balik pengguna sebagai dasar pengembangan produk berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi produksi telapak kaki prostesis melalui kolaborasi dengan PT. Amputee Technology Indonesia. Pemasangan telapak kaki prostesis dilakukan kepada anggota Komunitas Rangkul Disabilitas Klaten. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa telapak kaki prostesis dapat diproduksi dan dipasang dengan baik serta berfungsi optimal dalam mendukung aktivitas berjalan pengguna. Hasil evaluasi menunjukan bahwa masih ada beberapa peluang pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing dengan produk impor. Secara keseluruhan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan mampu memberikan  umpan balik untuk pengembangan telapak kaki protesis produksi lokal dan memberikan manfaat nyata bagi penyandang disabilitas.

Keywords

disabilitas prostesis telapak kaki palsu SACH pengabdian masyarakat

Article Details

References

  1. Badan Pusat Statistik (BPS). (2020). Data kecelakaan Badan Pusat Statistik di Indonesia tahun 2017–2019. BPS.
  2. Fatati, M., Setyawan, D., & Fikria, L. H. (2024). Perbedaan kecepatan berjalan pada pengguna transtibial prosthesis tipe SACH foot dan single axis foot. Medical Journal of Nusantara, 3(1), 23–31. https://doi.org/10.55080/mjn.v3i1.595
  3. Giesberts, B., Ennion, L., Hjelmström, O., Karma, A., Lechler, K., Hekman, E., & Bergsma, A. (2018). The modular socket system in a rural setting in Indonesia. Prosthetics and Orthotics International, 42(3), 301–309. https://doi.org/10.1177/0309364617741917
  4. Gunawan, M. D. K., Mayasari, D. A., Nurcipto, D., & Prasetyanto, W. A. (2023). Pendampingan dan evaluasi produk kaki prostetik bagi kelainan kongenital kaki di atas lutut (above knee prosthesis). Journal of Appropriate Technology for Community Services, 5(1). https://doi.org/10.20885/jattec.vol5.iss1.art7
  5. International Organization for Standardization. (2016). ISO 10328: Prosthetics—Structural testing of lower-limb prostheses—Requirements and test methods. ISO.
  6. Khafidh, M., Irfan, A. M., Suryawan, D., Kistriyani, L., & Ismail, R. (n.d.). Optimasi multi faktor pada formula karet alam terhadap gesekan material elastomer karet alam untuk aplikasi telapak kaki prostesis. TEKNIK, 44(3), 241–246.
  7. Khafidh, M., Marwa, P. A., Alfajr, B., Suryawan, D., Kistriyani, L., & Ismail, R. (2023). The mechanical properties of elastomeric materials in prosthetic feet: Comparison between local and imported products. In AIP Conference Proceedings (Vol. 2568, No. 1, Article 040008). AIP Publishing.
  8. Khafidh, M., Pratama, W., Nurudin, T., Suryawan, D., Kistriyani, L., Aminah, S., & Ismail, R. (2023). Rancang bangun alat uji dorsifleksi telapak kaki prostesis berdasarkan standar ISO 10328. Jurnal Rekayasa Mesin, 18(3), 463–470.
  9. Khafidh, M., Suryawan, D., Kistriyani, L., Naufal, M., & Ismail, R. (2023). Friction optimization of talc powder-reinforced elastomers for prosthetic foot application. Prostesis, 5(1), 88–99.
  10. Kistriyani, L., Khafidh, M., Suryawan, D., Naufal, M., & Ismail, R. (2023). Talc modification with bis[3-(triethoxysilyl)propyl] tetrasulfide (TESPT)-based coating to improve the mechanical characteristics of silicone rubber. Materials Today: Proceedings.
  11. Lestari, W. D., & Hidayat, M. A. (2025). Prosthetic foot mold making with photogrammetry based reverse engineering method. Jurnal Rekayasa Mesin, 20(2). https://doi.org/10.32497/jrm.v20i2.6276
  12. Masykur, L., & Suryawan, D. (2021). Desain dan simulasi socket prostesis bawah lutut dengan variasi material berbasis komposit. Jurnal Teknologi Terapan (JTT), 7(2), 153–160. https://doi.org/10.31884/jtt.v7i2.337
  13. Muslim, K., Nuryamsi, D., Kurnianto, R. R., & Mihradi, S. (2024). Empowering disability communities through inclusive transfemoral prosthesis co-design with a local SME in Indonesia. SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Teknologi dan Aplikasi), 6(1). https://doi.org/10.12928/spekta.v6i1.13091
  14. Naufal, M. (2022). Optimasi multi faktor pada material karet silikon terhadap gesekan dan aus menggunakan metode Taguchi (Skripsi sarjana). Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Indonesia.
  15. Putri, K. R., Hjelmström, O., Lestari, T. R., & Adyas, A. (2022). 2D Motion Analysis of Knee Joint Angulation in Transtibial Amputees Using SACH Foot at Prosthetics and Orthotics Clinic, Polytechnic of Health Jakarta I. Journal of Prosthetics Orthotics and Science Technology, 1(2), 54–60. https://doi.org/10.36082/jpost.v1i2.869
  16. SPABK. (2019). Pengertian, jenis dan hak penyandang disabilitas. Sistem Perlindungan Anak Berkebutuhan Khusus, Perlindungan Anak Kelompok Minoritas dan Penyandang Disabilitas. https://spa-pabk.kemenpppa.go.id/
  17. Staros, A. (1957). The SACH (solid-ankle cushion-heel) foot. Orthopedic and Prosthetic Appliance Journal, 11(2), 23–31. https://www.oandplibrary.org/op/pdf/1957_02_023.pdf
  18. Suryawan, D., & Ramadhan, M. N. (2021). Inovasi desain dan simulasi model prostesis bawah lutut dengan adjustable shank berbasis ulir. Jurnal Sains dan Teknologi, 21(1), 25-31.
  19. Suryawan, D., Ridlwan, M., & Setiadi, A. (2019). Inovasi desain dan simulasi model prostesis bawah lutut berdasarkan antropometri orang Indonesia. Jurnal Teknik Mesin Indonesia, 14(1), 30–36.
  20. Veryanto, P. B. (2024). Analisis sifat mekanik dan tribologi pada material polyurethane sebagai bahan telapak kaki palsu (Skripsi sarjana). Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Indonesia.
  21. Wicaksono, A. A. (2021). Rancang bangun alat uji fatigue telapak kaki palsu berdasarkan standar ISO 10328 (Skripsi sarjana). Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Indonesia.