Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kondisi financial distress dan financial performance sebelum dan selama pandemi COVID-19 pada perusahaan subsektor pariwisata, perhotelan dan restauran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif, di mana data yang digunakan merupakan laporan keuangan tahunan dari 21 perusahaan subsektor pariwisata, perhotelan dan restauran yang terdaftar di BEI selama periode 2018–2021. Indikator yang digunakan untuk mengukur financial performance adalah Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE, sedangkan untuk mengukur financial distress digunakan model Altman Z-Score. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test untuk melihat perbedaan yang signifikan antara periode sebelum dan selama pandemi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada kondisi financial distress, NPM, ROA, dan ROE perusahaan antara periode sebelum dan selama pandemi. Hal ini mengindikasikan bahwa pandemi COVID-19 berdampak negatif terhadap kondisi keuangan dan kinerja perusahaan subsektor pariwisata, perhotelan dan restauran.

Article Details