Analisa Laju Pelepasan Panas terhadap Perubahan Tekanan Injeksi Bahan Bakar Motor Diesel

Arifin Nur, Widodo Budi Santoso

Abstract

Sebuah motor diesel penelitian satu silinder 667 cc telah dimodifikasi agar dapat beroperasi pada tekanan injeksi bahan-bakar sebesar 200, 250, dan 300 bar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perubahan tekanan injeksi terhadap laju pelepasan panas di dalam rung bakar motor diesel. Pengujian dilakukan dengan menempatkan motor diesel pada perangkat Eddy Current Dynamometer. Sebuah sensor tekanan Kistler 6067B berpendingin air yang ditanamkan didalam ruang bakar digunakan untuk mengukur tekanan ruang bakar, Crank Angle Encoder buatan COM digunakan untuk mengukur sudut poros engkol, Konsumsi bahanbakar diukur dengan menggunakan perangkat AVL Fuel Balance, konsumsi udara diukur dengan menggunakan hotwire anemometer. Pada penelitian ini akan ditunjukkan pengaruh tekanan injeksi bahan bakar pada 200, 250, dan 300 bar terhadap peningkatan tekanan ruang bakar dan laju pelepasan panas motor diesel yang diujikan pada putaran 1500, 2000, 2500, dan 3000 rpm. Peningkatan tekanan injeksi bahan bakar secara signifikan memberikan kestabilan penginjeksian bahan bakar ke dalam ruang bakar, dimana nilai lambda yang dihasilkan cenderung lebih ideal jika dibandingkan dengan motor diesel yang bekerja pada tekanan injeksi yang lebih rendah. Nilai lambda rata-rata pada 200 adalah sebesar 1,11, pada 250 dan 300 bar, meningkat berturut turut sebesar 4,27% dan 7,12%, dan nilai lambda ini secara signifikan menurunkan opasitas yang dihasilkan berturut-turut sebesar 19,71% dan 10,20%, terhadap tekanan injeksi yang lebih rendah. Terjadi penurunan rata-rata heat release (laju pelepasan panas) antara 0,9% sampai 53,13%. Penurunan heat release yang signifikan terjadi pada motor diesel yang bekerja pada tekanan 250 bar terhadap motor diesel yang bekerja pada tekanan injeksi 200 bar sebesar 53,13% sementara pada tekanan injeksi 250 bar terhadap tekanan injeksi 300 bar, maksimum penurunan tekanan ruang bakar adalah sebesar 20,35% yang terjadi pada putaran 1500 rpm. Peningkatan tekanan injeksi bahan bakar akan menurunkan nilai rata-rata laju pelepasan panas pada motor diesel. Semakin tinggi tekanan injeksi bahan bakar maka puncak rate of heat release akan semakin mendekati titik mati atas yang diakibatkan oleh ignition delay.

Kata kunci: Laju Pelepasan Panas, Motor Diesel, Tekanan Injeksi, Eddy Current Dynamometer.

Full Text:

PDF