Main Article Content

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki pengaruh orientasi sudut anyaman serat kenaf dan density kenaf acak terhadap kekuatan tarik bahan komposit berpenguat serat kenaf acak – anyam dengan matrik polyester. Bahan utama penelitian ini adalah serat kenaf anyam density 810 gr/m2, serat kenaf acak, polyester dan hardener MEKPO. Serat tersebut dikenai perlakuan alkali (5% NaOH) selama 2 jam. Kandungan hardener MEKPO yang digunakan adalah 1% dari volume polyester. Sampel uji tarik komposit terdiri dari komposit serat anyam dengan orientasi sudut anyaman 0/90, 15/-75, 30/-60 dan ±45, serta komposit serat kenaf acak-anyam dengan variasi density kenaf acak 200, 300, 400 dan 500 gr/m2. Pembuatan komposit dilakukan dengan metode cetak tekan hidrolis pada vf ≈ 40%. Semua spesimen dilakukan pemanasan akhir pada suhu 60 0C selama 2 jam. Pengujian tarik dilakukan dengan menggunakan mesin uji tarik merek Gotech. Kekuatan, modulus dan regangan tarik komposit serat kenaf anyam meningkat seiring dengan peningkatan orientasi sudut anyaman serat kenaf. Komposit serat kenaf anyam dengan orientasi anyaman ±45 memiliki kekuatan tarik tertinggi (31,39 MPa), Kekuatan dan modulus tarik komposit serat kenaf acak-anyam meningkat seiring dengan peningkatan density kenaf acak. Pada density 400 gr/m2, kekuatan tarik meningkat signifikan (57,49 MPa). Komposit serat kenaf acak-anyam dengan density kenaf acak 200 dan 300 gr/m2 memiliki penampang patahan yang kasar, sedangkan komposit dengan density kenaf acak 400 dan 500 gr/m2 memiliki penampang patahan yang lebih seragam dan lebih halus.

Kata kunci: kenaf acak, kenaf anyam, polyester, komposit, kekuatan tarik

Article Details