Main Article Content

Abstract





Pendapatan daerah merupakan hak pemerintah daerah yang diakui sebagai penambah nilai kekayaan bersih. Pendapatan daerah terdiri dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan yang sah. Pendapatan daerah dapat sewaktu-waktu mengalami fluktuasi, fluktuasi tersebut disebabkan oleh berbagai hal, seperti penyalahgunaan anggaran, kendala administratif, dan kondisi ekonomi yang tidak stabil. Untuk mengatasi tantangan ini, prediksi pendapatan daerah dapat dilakukan agar pemerintah dapat membuat perencanaan anggaran yang lebih tepat. Penelitian ini menggunakan metode adaptive grey model AGM (1,1) untuk memprediksi pendapatan daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dari tahun 2010 hingga 2024. AGM (1,1) dipilih karena kemampuannya bekerja dengan data terbatas serta efektif dalam menangkap pola tren pada data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa AGM (1,1) mampu menghasilkan prediksi yang cukup akurat, dengan nilai Mean Absolute Error (MAE) sebesar 384,227.98 dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 7.45%. Berdasarkan evaluasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa model memiliki tingkat akurasi yang tinggi, sehingga dapat digunakan untuk memprediksi pendapatan daerah di masa mendatang. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam merencanakan anggaran dengan lebih tepat dan akurat.





Keywords

Prediksi Pendapatan Daerah Adaptive Grey Model

Article Details

Most read articles by the same author(s)