Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik multikulturalisme dalam perspektif sosial dan hukum pada masyarakat multietnis di Sangatta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap masyarakat yang berasal dari latar belakang etnis dan agama yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik multikulturalisme telah diterapkan dalam kehidupan masyarakat melalui sikap toleransi, gotong royong, musyawarah, serta penghormatan terhadap perbedaan budaya dan agama. Keharmonisan sosial masyarakat tidak hanya didukung oleh hukum formal berupa perlindungan konstitusional terhadap hak warga negara, tetapi juga diperkuat oleh hukum informal dalam bentuk norma sosial, nilai kekeluargaan, dan kesadaran kolektif masyarakat. Penelitian ini juga menemukan bahwa pendidikan multikultural dan dialog sosial antaragama menjadi faktor penting dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Namun demikian, masih terdapat hambatan berupa prasangka etnis, diskriminasi sosial, dan ketidaksetaraan ekonomi yang berpotensi memicu konflik sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa multikulturalisme tidak hanya bersifat konseptual, tetapi telah menjadi praktik sosial dalam membangun masyarakat yang inklusif, toleran, dan harmonis di tengah keberagaman.

Keywords

hukum sosial masyarakat multietnis multikulturalisme sangatta toleransi

Article Details

How to Cite
Sary, R. R. ., Az Zahra, S. F. ., & Andini, N. H. (2026). PRAKTIK MULTIKULTURALISME DALAM PERSPEKTIF SOSIAL DAN HUKUM PADA MASYARAKAT MULTIETNIS DI SANGATTA. Khazanah: Jurnal Mahasiswa, 18(1), 1–13. https://doi.org/10.20885/khazanah.vol18.iss1.art1

References

  1. Aini Rahma Ramadhani, Q., Kamilah, A., Mulyana, A., & Yulianah, Y. (2025). Harmonisasi Hukum Negara dan Norma Adat: Analisis Sosiologis atas Penyelesaian Sengketa Tanah Adat di Indonesia. Journal of Contemporary Law Studies, 2(3 SE-Articles), 209–222. https://doi.org/10.47134/lawstudies.v2i3.3363
  2. Alazeez, A. M. A., AL-Momani, M., & Rababa, E. M. (2024). The Role of The Teacher in Promoting The Culture of Islamic Tolerance Among Tenth-Grade Students in Jordan From The Students’ Point of View. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1 SE-Articles). https://doi.org/10.31538/nzh.v7i1.4139
  3. Andrian, K., & Setiawan, B. (2025). Harmonisasi dalam keberagaman: Eksplorasi keturunan etnis Sunda, Tionghoa, dan Arab sebagai daya tarik pariwisata di kota Bogor. Jurnal Sains Terapan Pariwisata, 10(3), 329–335. https://doi.org/10.56743/jstp.v10i3.693
  4. Arlina, Pratiwi, R., Alvionita, E., Humairoh, M. S., Pane, D., & Hasibuan, S. H. (2023). Toleransi Antar Umat Beragama dalam Perspektif Pendidikan Islam. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 4(1), 44–51. https://doi.org/10.55623/au.v4i1.143
  5. Banks, J. A., & Banks, C. A. M. (2019). Multicultural Education: Issues and Perspectives. John Wiley & Sons.
  6. Berry, J., Lepshokova, Z., & Grigoryev, D. (2021). How Shall We All Live Together?: Meta‐Analytical Review of the Mutual Intercultural Relations in Plural Societies Project. Applied Psychology, 71(3), 1014–1041. https://doi.org/10.1111/apps.12332
  7. Creswell, J. W. (2021). A concise Introduction to Mixed Methods Research. SAGE publications.
  8. Fakhiratunnisa, S. A., Arista, V. A., Widopuspito, A., Ningrum, T. K., & Firdaus, A. A. (2022). Pluralisme dan Integrasi Agama dalam Kebhinekaan dan Keberagaman Indonesia. TSAQOFAH, 2(1), 67–79. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v2i1.260
  9. Fiharta, Y., & Purba, I. P. M. H. (2022). Wujud aktualisasi nilai toleransi kehidupan umat beragama Buddha dan Islam di kawasan Maha Vihara Majapahit Desa Bejijong Mojokerto. Journal of Civics and Moral Studies, 7(2), 97–111. https://doi.org/10.26740/jcms.v7n2.p97-111
  10. Hadji, K., Angelica, D., Nisfah, E. L., Maharani, E. S., Nayla, H. A., & Oktaviana, C. (2024). Perlindungan hukum terhadap hak asasi manusia dalam hukum tata negara. Aladalah: Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 2(3), 25–33. https://doi.org/10.59246/aladalah.v2i3.851
  11. Hafid, A. (2020). Pendidikan Multikultural dalam Masyarakat Transisi: Studi Interaksi Nilai Agama dan Budaya di Batam. Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
  12. Jayadi, S. (2025). Harmony in Diversity: Exploring Religiosity Cohesion Among Muslim, Hindu, and Buddhist Communities in North Lombok, Indonesia . Journal of Islamic Thought and Civilization, 15(1 SE-Articles). https://doi.org/10.32350/jitc.151.15
  13. Jazali, A. A., Khairiah, E., Salsabila, D. N. A., & Susanti, S. (2025). Penguatan Nilai-nilai pendidikan Pancasila dalam meningkatkan sikap toleransi. Journal of Education, 1(1), 108–114.
  14. Latifah, N., Marini, A., & Maksum, A. (2021). Pendidikan multikultural di sekolah dasar (sebuah studi pustaka). Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(2), 42–51. https://doi.org/10.29407/jpdn.v6i2.15051
  15. Maria Yosepin Endah Listyowati, Prasetyo Hadi Prabowo, Selvia Wisuda, Reza Fitriansyah, & Frans Geraldo Hetaria. (2025). Dinamika Living Law: Peran Hukum Adat Bersih Desa dalam Menjaga Kohesi Sosial Masyarakat Lokal Ponorogo: Hukum Adat. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 4(4 SE-Articles), 961–968. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v4i4.5455
  16. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage publications.
  17. Misrawi, Z. (2014). Kesadaran multikultural dan deradikalisasi pendidikan Islam: pengalaman Bhinneka Tunggal Ika dan Qabul al-Akhar. Jurnal Pendidikan Islam, 2, 197–215. https://doi.org/10.14421/jpi.2013.21.197-215
  18. Modood, T., Parekh, B., Tyler, C., Uberoi, V., & Connelly, J. (2025). Multicultural conversations: The nature and future of culture, identity and nationalism. Ethnicities, 25(1), 125–148. https://doi.org/10.1177/14687968241264814
  19. Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
  20. Mubarok, R. (2021). Peran dan Fungsi Kurikulum dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Multikultural. CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies, 3(2), 75–85.
  21. Mubarok, R. (2025). Multikulturalisme & Moderasi Beragama: Teori dan Praktik dalam Pendidikan Agama Islam. Literasi Nusantara.
  22. Mubarok, R., & Ghony, M. D. (2024). Empowerment of Local Communities in the Survival of Multicultural Values: Case Study in Tana Toraja Village, East Kutai. Asian Journal of Education and Social Studies, 50(7), 663–677. https://doi.org/10.9734/ajess/2024/v50i71496
  23. Muh. Ikhsan Nurdin, Muh. Atmim Nurona, Muh. Syukrur Rizki, Azzaida Naura Amalia, Rohmatul Lailiyah, Taufiqur Rohmah, & Iva Inayatul Ilahiyah. (2025). Harmoni dalam Perbedaan: Toleransi Antarumat Beragama di Desa Tebel, Bareng. Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial Dan Kemanusiaan, 2(3 SE-Articles), 83–90. https://doi.org/10.62383/aksinyata.v2i3.1649
  24. Munawaroh, M. (2025). Peran Nilai-nilai Islam dalam Membangun Multikulturalisme Perspektif Kontemporer. Journal of Education and Learning Innovation, 2(1 SE-Articles), 63–81. https://doi.org/10.59373/jelin.v2i1.124
  25. Pratama, A., Duha, A., Sinaga, M. A., Sembiring, Y. P., & Delita, F. (2024). Strategi interaksi sosial dalam membangun harmoni antar etnis oleh masyarakat etnis tionghoa di komplek Asia Mega Mas Medan. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 8(1 SE-), 23–39. https://doi.org/10.38043/jids.v8i1.5021
  26. Qodriyah, K., Asfiyah, H., & Rozi, F. (2025). Learning to Live Together: How Does Multicultural Education Build Religious Tolerance in Fakfak, West Papua? MANAZHIM, 7(2), 178–198. https://doi.org/10.36088/manazhim.v7i2.5847
  27. Rahman, N., Fatihah, K., & Hamada, F. (2025). Praktik dan Tantangan Hukum Sebagai Alat Kontrol Sosial. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(1.A SE-Full Articles). https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/9545
  28. Rudiana, R., Komara, E., & Umam, H. (2025). Internalisasi Nilai-Nilai Multikulturalisme dan Toleransi dalam Sistem Moderasi Beragama. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(12), 14289–14297. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i12.9297
  29. Sahidin, S. A. (2024). Peran hukum dalam mengatasi konflik sosial di masyarakat multikultural. Legal System Journal, 1(2), 42–50. https://doi.org/10.70656/lsj.v1i2.313
  30. Sani, M. Y. (2025). Menguatkan Kewarganegaraan Budaya Masyarakat Adat dalam Konteks Identitas Hukum di Indonesia. Jurnal Identitas, 5(1), 96–120.
  31. Sari, H. P., Asyla, A. R., & Yasin, M. (2025). Keberagaman Dan Toleransi: Pandangan Islam Dan Penerapannya Dalam Masyarakat Tongkonan Rannu. Al-Amiyah: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(02), 175–186. https://doi.org/10.71382/aa.v2i02.267
  32. Seran, Y. (2025). The role of interfaith dialogue in enhancing social tolerance in multicultural communities. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 13(2), 326–334. https://doi.org/10.29210/1143700
  33. Shorten, A. (2022). Multiculturalism: The political theory of diversity today. John Wiley & Sons.
  34. Siregar, M. (2024). Teori hukum progresif dalam konsep negara hukum Indonesia. Muhammadiyah Law Review, 8(2). https://doi.org/10.24127/mlr.v8i2.3567
  35. Supardi, & Jauharudin. (2025). Crafting Interfaith Harmony through Ritual and Identity Integration: A Localised Muslim-Hindu Model from Saren, Bali, Indonesia. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya, 10(1 SE-Articles), 65–80. https://doi.org/10.15575/jw.v10i1.44464
  36. Widharu, S. S., & Sunaryo, S. (2025). Keadilan dalam dimensi pluralitas hukum: Tantangan dan arah reformasi sistem hukum Indonesia. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(4 SE-Articles), 12072–12085. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20040
  37. Yusuf, M., Aziz, M., Rahmayani, E., Pebri, A., & Fadhil, M. H. (2024). Transformasi Budaya Hukum: Membangun Kesadaran Hukum di Masyarakat Multikultural. UNES Law Review, 7(2), 675–682. https://doi.org/10.31933/unesrev.v7i2.2349
  38. Zanky, A., Kevin, A., Nakaya, M., Abidzar, M., Az Zahra, S., & Ghozali, I. (2025). Toleransi Beragama: Kerukunan Dalam Masyarakat Multikultural Di Indonesia. Jurnal Studi Islam Dan Hukum Syariah, 3(2 SE-Artikel), Hal 455-464. https://doi.org/10.3342/jursih.v3i2.459