Main Article Content

Abstract

On every project construction often found problem about delay work project, this happen consequence existence difference condition location project, change design, weather or error in planning project. Consequence from delay work project this happen accretion cost project and project finished through from the planned time. Development Project and Development of Magelang Type B Hospital located on Jl. Raya Magelang -Yogyakarta, Mungkidan, Village Danurejo, District Mertoyudan, Regency Magelang, Central Java is project development and development House sick beforehand. Moment implementation development project experience delay because of factor where the climate the beginning of the implementation process project enter season rainy day. With existence problem that is then will do analysis schedule construction with use PDM method ( Precedence Diagram Method ) on Development Project and Development of Magelang Type B Hospital use method acceleration (crashing) with additions time work ( overtime ) 1 hour, 2 hours, 3 hours and working hours shift . Where aim from analysis that is for knowing the total time and cost project and knowing time acceleration (crashing) efficient and costs economical. From the destination research this obtained results analysis in a manner economical cost acceleration (crashing) with working hours more shift economical with total costs project as big as Rp. 13,881,934,901.31 and for optimal duration time project the fastest that is with acceleration (crashing) additional working hours (overtime) 3 hours with duration time project finished for 154 days or 56% more fast from normal duration is 350 days.

Article Details

References

  1. Azzam. 2016). “Analisis Percepatan Proyek Pembangunan Java Village Resort dengan Menambahkan Tenaga Kerja dan Jam Kerja”. Tugas Akhir. (Tidak diterbitkan), Universitas Islam Indonesia.
  2. Astutik, Fuji. (2015). “Pengoptimalisasi Pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Pasca Sarjana IAIN Tulungagung dengan Penggunaan Metode CPM”. Skripsi. (Tidak diterbitkan). Universitas Nusantara PGRI Kediri.
  3. Ervianto. (2005). “Manajemen Proyek Konstruksi”. Edisi Revisi. Yogyakarta: Andi.
  4. Frederika. (2010). “Analisis Percepatan Pelaksanaan dengan Menambah Jam Kerja Optimum pada Proyek Konstruksi (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Super Villa, Peti Tenget-Bandung)”. (Journal Online). (Tidak Diterbitkan).http://www.scribd.com/document/205836025/Jurnal-Analisis-Percepatan-Pelaksanaan-Dengan-Menambah-Jam-Kerja-Optimum-Pada-Proyek-Konstruksi. diakses pada 25 Februari 2018.
  5. Husen, Abrar. (2009). “Manajemen Proyek Perencanaan, Penjadwalan, dan Pengendalian Proyek”. Yogyakarta: Andi.
  6. Kusnanto. (2010). “Penjadwalan Proyek Konstruksi dengan Metode PERT, Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung R.Kuliah dan Perpustakaan PGSD Kleco FKIP UNS Tahap I”. Skripsi. (Tidak Diterbitkan). Universitas Sebelas Maret.
  7. Maharstuti, Novine. (2013). “Percepatan Time schedule Proyek Pembangunan Gedung Dekanat Fakultas Teknik Universitas Jember dengan Metode Cut And Crashing”. (Tidak Diterbitkan). Universitas Jember.
  8. Nurhayati. (2010). “Manajemen Proyek”. Edisi Pertama. Yogyakarta : Graha Ilmu.
  9. Pradipta. (2010). “Membuat Kurva-S (Online)”. Tidak Diterbitkan. http://harispradipta. blogspot.co.id/2010/05/membuat-kurva-s-manajemen-proyek.html, diakses pada 20 Januari 2018.
  10. Republik Indonesia. (2004). “Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP-102/MEN/VI/2004 Tentang Waktu Kerja Lembur dan Upah Kerja Lembur (Online)”. (Tidak Diterbitkan). https://www.scribd.com/doc/131149015/KEPMEN-102-MEN-VI-2004 . Diakses Pada Tanggal 25 Februari 2018.
  11. Republik Indonesia. (2003). “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan (Online)”. (Tidak Diterbitkan). www.kemenperin.go.id/ kompetensi/UU_13_2003.pdf. Diakses Tanggal 25 Maret 2018.
  12. Soeharto. (1999). “Manajemen Proyek Dari Konseptual Sampai Operasional Jilid 1”. Jakarta: Erlangga.
  13. Soeharto. (1999). “Manajemen Proyek Dari Konseptual Sampai Operasional Jilid 2”. Jakarta: Erlangga.