Main Article Content

Abstract

Berbagai sumber ilmiah mengungkapkan bahwa kondisi lingkungan dan keadilan sosial
yang dibaur dalam aktivitas ekonomi telah menyita banyak perhatian yang mengancam
masa depan lingkungan serta kesejahteraan manusia dan kian memburuk seiring
perkembangan ekonomi. Masalah lingkungan termaktub dalam tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (SDG’s goals) pada poin 13 tentang Climate Action dan pada poin 11
tentang kota dan pemukiman yang berkelanjutan. Supporting Environmental Protection
adalah perilaku mendukung lingkungan dengan membeli dan mengonsumsi produk yang
ramah lingkungan. Dalam berpartisipasi pada proyek hijau ramah lingkungan maka,
diusunglah produk pendanaan obligasi Syariah yang berwawasan lingkungan (Green
Bond) dan investasi ESG (Environment, Social and Government). Sayangnya generasi Z
memiliki minat yang rendah terhadap green sukuk padahal data statistik menunjukkan
gen Z menempati jumlah penduduk sebesar 27,94% pada sensus penduduk 2020. Selain
itu, literasi keuangan sedang marak diperbincangkan yang juga berhubungan dengan
motivasi seorang individu untuk berinvestasi di banyak aset. Penelitian ini menggunakan
sumber data primer dan data sekunder. Sumber data primer didapatkan dari kuesioner
berupa pernyataan deskriptif. Sedangkan sumber data sekunder didapatkan melalui
publikasi dan literatur lain yang mendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pertama, apabila literasi keuangan dan supporting environmental protection
semakin meningkat, maka minat investasi green sukuk juga akan semakin meningkat.
Kedua, variabel literasi keuangan dan supporting environmental protection secara
bersama-sama mempengaruhi minat investasi green sukuk. Ketiga, terdapat hubungan
yang cukup kuat antara variabel independen dengan variabel dependen. Keempat,
variabel independen berkontribusi mempengaruhi variabel dependen sebesar 14,3%
sedangkan sisanya 85,7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.
Kata kunci : Literasi Keuangan, Supporting Environmental Protection, Green Sukuk,
Investasi, Ramah Lingkungan

Article Details