Main Article Content
Abstract
Fenomena tujuan pasangan di zaman digital sering kali terjebak dalam gambaran visual yang dangkal dan pencitraan di media sosial, sehingga melupakan nilai moral dan spiritual sebagai dasar dari suatu hubungan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi konsep tujuan pasangan dalam Al-Qur’an melalui sudut pandang Tafsir Fii Zilalil Qur’an yang ditulis oleh Sayyid Qutb dan merumuskan cara penerapannya di zaman sekarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yang bersifat deskriptif-analitik dan tafsir tematik. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsep hubungan ideal menurut Sayyid Qutb berfokus pada kedalaman spiritual yang mencakup nilai ketenangan, cinta aktif, dan kasih sayang yang memiliki nilai ibadah. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa tujuan pasangan yang sesuai dengan nilai Qur’ani tidak hanya sebatas romantisme visual, tetapi juga kemampuan pasangan untuk saling memberi ketenangan, memperkuat ketaatan, serta menyelaraskan peran guna mencapai kebahagiaan yang diridhai Allah SWT di tengah tantangan budaya digital.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
References
- Al-Bukhari. (2002). Shahih Bukhari. Beirut: Dar Ibn Kathir.
- Al-Tirmidzi. (1998). Sunan Al-Tirmidzi. Beirut: Dar al-Gharb.
- Andriani, Ririn, and Hasan Zaini. (2022). Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah Menurut Al-Qur’an Perspektif Wahbah Az-Zuhaili. Lathaif: Literasi Tafsir, Hadis dan Filologi 1(1):1. doi:10.31958/lathaif.v1i1.5768.
- Anggraini, Amalyah Fitri. (2021). Kemandirian Dengan Self Regulated Learning Pada Siswa Yang Menjalani Sekolah Daring. Universitas Sriwijaya, Inderalaya.
- Azizah, Hanifatu. (2024). Konsep Kafa’ah Dalam Pernikahan (Studi Analisis Pemikiran Sayyid Qutb dalam Tafsir Fii Zilalil Qur’an). Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir dan Pemikiran Islam. 5(1).
- Dasopang, Nur Sania, and Lanna Rosalia Hasibuan. (2024). Keseimbangan Antara Tanggung Jawab Keluarga Dan Karir Wanita Dalam Membentuk Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah Menurut Teori Gender Dan Hukum Islam. Journal Of Sharia And La, 3(1).
- Ependi. (2018). Penafsiran Sayid Quṭb Tentang Kriteria Keluarga Sakīnah Dalam Tafsīr Fī Ẓilāl Al-Qur’ān. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta.
- Fathony, Alvan, and Moh Sholeh. (2023). Memilih Pasangan Ideal dalam Perspektif Tafsir Al-Misbah. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 6(1).
- Hidayat, Yayat, and Laela Purnamasari. (2022). Pasangan Ideal Menurut Generasi Milenial Di Desa Maniskidul, Jalaksana, Kuningan Ditinjau Dari Perspektif Fikih Munakahat. Al Mashalih: Journal of Islamic Law, 3(2).
- Lutfa Utami, Selfi, and Luna Ashma Nabila. (2025). Antara Cinta Dan Iman Tentang Pernikahan Beda Agama (Analisis Q.S Al-Baqarah: 221) Perspektif Sayyid Qutb. Studia Quranika 10(1):63–82. doi:10.21111/studiaquranika.v10i1.14411.
- Mediana, Nabila. (2025). Gerakan Pencegahan Pacaran. Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang.
- Nabil Amir, Ahmad, and Tasnim Abdul Rahman. (2024). Sayyid Qutb: Prinsip dan Idealisme Gerakan. FIRDAUS: Jurnal Keislaman, Pemikiran Islam, dan Living Qur’an 3(02):120–40. doi:10.62589/iat.v3i02.324.
- Nasrullah. (2025). Etika Muslim Di Dunia Virtual Tantangan Baru Dalam Ruang Digital. Nihayah Journal of Islamic Studies, 1 (2).
- Quthb, Sayyid. (2004). Tafsir Fi Zhilalil Qur’an (Di Bawah Naungan Al-Qur’an). Gema Insani Press.
- Rahman, Fathor, and Ghazian Luthfi Zulhaqqi. (2020). Fenomena Ta’aruf Online Dan Praktik Komodifikasi Perkawinan Di Dunia Digital. Kafa`ah: Journal of Gender Studies 10(1):63. doi:10.15548/jk.v10i1.327.
- Sakinah, and Andina Najma Shavia. (2024). Pengumbaran Konflik Rumah Tangga Di Media Sosial Perspektif Hukum Islam. KOMPARATIF: Jurnal Perbandingan Hukum dan Pemikiran Islam, 4(2).
- Sari, Sinta Maya, and Neila Susanti. (2024). Representasi Perempuan Cantik Dan Gaya Hidup Konsumtif Pada Mahasiswa Muslim Fakultas Ilmu Sosial Uin Sumatera Utara. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial 8(2):269–88. doi:10.38043/jids.v8i2.5528.
- Shabrina, Rahma Mesi. (2023). Manajemen Kesan Couple Goals Lesti Kejora Dan Rizky Billar Dalam Kanal Youtube Leslar Entertainment. Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi 6(1). doi:10.31602/jm.v6i1.9990.
- Surur, Aziz Miftahus, and Aris Anwaril Muttaqin. (2023). Qur’anic Strategy Realizing Couple Harmony in Surah Al-Ahzab Verse 28. Al-Karim: International Journal of Quranic and Islamic Studies 1(1):1–12. doi:10.33367/al-karim.v1i1.3526.
- Syafiuddin, Fauzan Azima. (2025). Kisah Keluarga Imran Dalam Ketahanan Keluarga Kontemporer Dalam Perspektif Nilai-Nilai Maqashid Syariah. Universitas Islam Negeri (Uin) Sultan Syarif Kasim, Riau.
- Thaha, Hamdani, and Amalia Harani. (2022). Etika Berkomunikasi Di Media Sosial Dalam Perspektif Al-Qur’an. Maddika : Journal of Islamic Family Law, 3(2).
References
Al-Bukhari. (2002). Shahih Bukhari. Beirut: Dar Ibn Kathir.
Al-Tirmidzi. (1998). Sunan Al-Tirmidzi. Beirut: Dar al-Gharb.
Andriani, Ririn, and Hasan Zaini. (2022). Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah Menurut Al-Qur’an Perspektif Wahbah Az-Zuhaili. Lathaif: Literasi Tafsir, Hadis dan Filologi 1(1):1. doi:10.31958/lathaif.v1i1.5768.
Anggraini, Amalyah Fitri. (2021). Kemandirian Dengan Self Regulated Learning Pada Siswa Yang Menjalani Sekolah Daring. Universitas Sriwijaya, Inderalaya.
Azizah, Hanifatu. (2024). Konsep Kafa’ah Dalam Pernikahan (Studi Analisis Pemikiran Sayyid Qutb dalam Tafsir Fii Zilalil Qur’an). Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir dan Pemikiran Islam. 5(1).
Dasopang, Nur Sania, and Lanna Rosalia Hasibuan. (2024). Keseimbangan Antara Tanggung Jawab Keluarga Dan Karir Wanita Dalam Membentuk Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah Menurut Teori Gender Dan Hukum Islam. Journal Of Sharia And La, 3(1).
Ependi. (2018). Penafsiran Sayid Quṭb Tentang Kriteria Keluarga Sakīnah Dalam Tafsīr Fī Ẓilāl Al-Qur’ān. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Fathony, Alvan, and Moh Sholeh. (2023). Memilih Pasangan Ideal dalam Perspektif Tafsir Al-Misbah. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 6(1).
Hidayat, Yayat, and Laela Purnamasari. (2022). Pasangan Ideal Menurut Generasi Milenial Di Desa Maniskidul, Jalaksana, Kuningan Ditinjau Dari Perspektif Fikih Munakahat. Al Mashalih: Journal of Islamic Law, 3(2).
Lutfa Utami, Selfi, and Luna Ashma Nabila. (2025). Antara Cinta Dan Iman Tentang Pernikahan Beda Agama (Analisis Q.S Al-Baqarah: 221) Perspektif Sayyid Qutb. Studia Quranika 10(1):63–82. doi:10.21111/studiaquranika.v10i1.14411.
Mediana, Nabila. (2025). Gerakan Pencegahan Pacaran. Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang.
Nabil Amir, Ahmad, and Tasnim Abdul Rahman. (2024). Sayyid Qutb: Prinsip dan Idealisme Gerakan. FIRDAUS: Jurnal Keislaman, Pemikiran Islam, dan Living Qur’an 3(02):120–40. doi:10.62589/iat.v3i02.324.
Nasrullah. (2025). Etika Muslim Di Dunia Virtual Tantangan Baru Dalam Ruang Digital. Nihayah Journal of Islamic Studies, 1 (2).
Quthb, Sayyid. (2004). Tafsir Fi Zhilalil Qur’an (Di Bawah Naungan Al-Qur’an). Gema Insani Press.
Rahman, Fathor, and Ghazian Luthfi Zulhaqqi. (2020). Fenomena Ta’aruf Online Dan Praktik Komodifikasi Perkawinan Di Dunia Digital. Kafa`ah: Journal of Gender Studies 10(1):63. doi:10.15548/jk.v10i1.327.
Sakinah, and Andina Najma Shavia. (2024). Pengumbaran Konflik Rumah Tangga Di Media Sosial Perspektif Hukum Islam. KOMPARATIF: Jurnal Perbandingan Hukum dan Pemikiran Islam, 4(2).
Sari, Sinta Maya, and Neila Susanti. (2024). Representasi Perempuan Cantik Dan Gaya Hidup Konsumtif Pada Mahasiswa Muslim Fakultas Ilmu Sosial Uin Sumatera Utara. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial 8(2):269–88. doi:10.38043/jids.v8i2.5528.
Shabrina, Rahma Mesi. (2023). Manajemen Kesan Couple Goals Lesti Kejora Dan Rizky Billar Dalam Kanal Youtube Leslar Entertainment. Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi 6(1). doi:10.31602/jm.v6i1.9990.
Surur, Aziz Miftahus, and Aris Anwaril Muttaqin. (2023). Qur’anic Strategy Realizing Couple Harmony in Surah Al-Ahzab Verse 28. Al-Karim: International Journal of Quranic and Islamic Studies 1(1):1–12. doi:10.33367/al-karim.v1i1.3526.
Syafiuddin, Fauzan Azima. (2025). Kisah Keluarga Imran Dalam Ketahanan Keluarga Kontemporer Dalam Perspektif Nilai-Nilai Maqashid Syariah. Universitas Islam Negeri (Uin) Sultan Syarif Kasim, Riau.
Thaha, Hamdani, and Amalia Harani. (2022). Etika Berkomunikasi Di Media Sosial Dalam Perspektif Al-Qur’an. Maddika : Journal of Islamic Family Law, 3(2).