Main Article Content

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memunculkan adanya banjir informasi di dunia maya. Informasi tersebut akan sangat banyak ditemukan dan tidak mungkin untuk diperiksa satu per satu. Dengan hal tersebut nyatalah bahwa literasi informasi khususnya dalam hal temu kembali informasi sangat diperlukan. Oleh karena itu program-program literasi informasi sangat diperlukan khususnya di lingkungan perguruan tinggi. Kelas literasi informasi di perpustakaan Universitas Ahmad Dahlan merupakan wujud program untuk menciptakan generasi yang melek informasi. Urgensi program kelas literasi informasi di perguruan tinggi ini berkaitan dengan pencarian jurnal ilmiah, reference manajer hingga pengenalan strategi penelusuran boolean operator. Literasi informasi ini sangat penting untuk dilakukan agar mahasiswa memiliki kemampuan untuk mencari, menemukan, menggunakan dan mengevaluasi informasi yang diperoleh. Selanjutnya pentingnya literasi informasi juga berkaitan dengan proses pembelajaran sepanjang hayat. Artinya dengan literasi informasi dapat memberikan proses belajar berkesinambungan sepanjang hayat. Proses belajar ini akan dilakukan terus menerus, baik ketika mereka belajar untuk meningkatkan kemampuan dirinya sendiri hingga membelajarkannya di lingkungan keluarga. Dalam hal ini literasi informasi sangat berguna sebagai keterampilan yang perlu dimiliki untuk kesuksesan karir. Untuk menunjang keberhasilan kelas literasi informasi dibutuhkan juga dukungan dari pustakawan. Pustakawan harus benar-benar siap untuk bekerja di kelas literasi informasi tersebut dalam mengajar mahasiswa menggunakan teknologi untuk mengakses informasi dan memanfaatkan pemikiran kritis dalam memilih informasi. Oleh karena itu pustakawan dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berkembang.

Keywords

Literasi Informasi Perpustakaan Mahasiswa

Article Details

Author Biography

Nurul Alifah Rahmawati, UPN “Veteran” Yogyakarta

Perpustakaan