Model Kapasitas Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Menggunakan Analisis Regresi Logistik Ordinal

Jaka Nugraha(1), Fitri Nugraheni(2), Irwan Nuryana Kurniawan(3),
(1) Program Studi Statistika, FMIPA-UII
(2) Program StudiTeknik Arsitektur, FTSP-UII
(3) Program Studi Psikologi, FPSB–UII

Abstract


Indonesia secara geografis merupakan sebuah negara yang memiliki potensi bencana alam yang tinggi untuk berbagai jenis bencana seperti banjir, gempa, tanah longsor, kekeringan dan gunung berapi. Pengurangan resiko bencana sebuah daerah dapat dilakukan dengan meningkatkan kapasitas pemerintah dan masyarakat dalam melakukan mitigasi bencana. Pada makalah ini dibahas penyusunan model kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana menggunakan analisis regresi logistik ordinal. Model regresi disusun dengan menggunakan tiga variabel dependen yaitu (i) pengetahuan umum yang dimiliki tentang pengurangan resiko bencana alam yang disimbolkan dengan Y1 (ii) pengetahuan umum yang dimiliki tentang bagaimana menyelamatkan keluarga ketika terjadi bencana alam yang disimbolkan dengan Y2 (iii) upaya peningkatan kewaspadaan warga menghadapi bencana alam oleh pihak terkait disimbolkan dengan Y3. Variabel dependen Y1 dan Y2 dipengaruhi oleh Faktor Pengetahuan dan Faktor Rencana Aksi. Sedangkan variabel dependen Y3 dipengaruhi oleh Faktor kepemimpinan dan program, dan Faktor Fasilitas.

Keywords


kapasitas; mitigasi; regresi logistik; SEM

Full Text:

PDF

References


Agresti A., 2002, Categorical Data Analysis, John Wiley and Son

Ionescu, C., Klein, R.J.T., Hinkel, J., Kumar, K.S.K. dan Klein, R. (2007) “Towards a formal framework of vulnerability to climate change” Environmental Modeling and Assessment.

Iglesias A., Mougou R. danMoneo M. (2007b) ”Adaptation of Mediterranean agriculture to climate change”, Key vulnerable regions and climate change, European Climate Forum, Germany.

Nugraha J., Nugraheni F., Kurniawan IN, (2015), “Indikator Kapasitas Masyarakat Dan Kesiap-Siagaan Bencana”, Prosiding Konferensi Nasional II Forum WahanaTeknologi di Daerah Istimewa Yogyakarta

PeraturanKepala BNPB Nomor 03 Tahun 2012 tentang panduan penilaian kapasitas daerah dalam penanggulangan bencana

Peraturan BNPB Nomor 4 Tahun 2008 tentang pedoman penyusunan rencana penanggulangan bencana.

Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2008 tentang Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Undang-UndangNomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana

Yohe, G., Malone, E., Brenkert, A., Schlesinger, M., Meij, H. dan Xing, X., (2006),“Global Distributions of Vulnerability to Climate Change” Integrated Assessment Journal, 6 (3): 35-44.

Yohe, G. danTol, R.S.J. (2002), “Indicators for social and economic coping capacity: Moving toward a working definition of adaptive capacity”, Global Environmental Change, 12: 25-40.

Yuda, (2013), “Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim oleh Masyarakat dalam Ketersediaan Air Minum, Laporan Penelitian, Dinas Pekerjaan Umum.


: https://doi.org/10.20885/eksakta.vol16.iss1.art3

Eksakta: Jurnal Ilmu-Ilmu MIPA
ISSN 1411-1047 (print), ISSN 2503-2364 (online)
Published by: 
Faculty of Mathematics and Natural Science
Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta

Creative Commons License

Jurnal EKSAKTA is licensed under a Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0