Main Article Content

Abstract

Penyakit Alzheimer merupakan gangguan neurodegeneratif progresif dan multifaktorial yang ditandai dengan hilangnya memori, perubahan kepribadian, serta penurunan fungsi kognitif yang signifikan. Seiring dengan kompleksitas faktor penyebabnya, penggunaan tanaman obat kini semakin diminati sebagai terapi komplementer dan alternatif, salah satunya adalah pegagan (Centella asiatica). Artikel ini bertujuan untuk menelaah potensi bioaktivitas Centella asiatica dalam terapi penyakit Alzheimer berdasarkan bukti-bukti eksperimental terkini. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis melalui basis data PubMed Central dengan rentang waktu publikasi tahun 2019 hingga 2024 dan kriteria akses teks lengkap gratis (free full text). Berdasarkan 11 artikel penelitian eksperimental yang dianalisis, studi pada hewan coba menunjukkan bahwa Centella asiatica dan senyawa aktifnya, asiaticoside, efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif, menghambat stres oksidatif, memodifikasi metabolisme terkait Alzheimer, serta menekan neuroinflamasi. Kesimpulan dari tinjauan ini menegaskan bahwa Centella asiatica memiliki potensi neuroprotektif yang menjanjikan sebagai kandidat modalitas terapi untuk penyakit Alzheimer.


Kata kunci: penyakit Alzheimer; Centella asiatica; fungsi kognitif; neuroprotektif; memori; stres oksidatif.

Article Details