Main Article Content

Abstract

Latar Belakang penulisan artikel ini karena penulis melihat budaya baca di negeri ini masih rendah sehingga perlu dimotivasi dengan tulisan ini agar budaya baca masyarakat negeri ini dapat meningkat. Tujuan dari penulisan artikel ini menggugah pembaca agar menyadari pentingnya budaya baca untuk kemajuan suatu individu dalam masyarakat suatu bangsa yang akhirnya dapat menciptakan komunitas masyarakat komunitas bangsa ini mempunyai budaya baca yang tinggi sehingga negeri dan bangsa ini dapat maju dan menang dalam persaingan global ini. Metode dalam tulisan ini menggunakan studi literatur dan observasi pengamatan kegiatan dalam masyarakat lingkungan penulis yang berhubungan dengan tema dalam artikel ini. Budaya membaca merupakan syarat mutlak menuju masyarakat informasi yang merupakan ciri dari masyarakat modern. Suatu bangsa dapat memenangkan persaingan apabila mempunyai rakyat yang gemar membaca dan terus belajar di era globalisasi ini yang perkembangan iptek sangat cepat. Dapat sampaikan bahwa ilmu pengetahuan  merupakan ikon dari terbentuknya peradaban yang tinggi, maju dan modern. Karena dengan ilmu pengetahuan akan menemukan temuan baru yang dapat membuat hidup manusia lebih enak, mudah dan sejahtera. Ilmu pengetahuan mempunyai peranan penting dalam mengubah peradaban suatu bangsa.

Keywords

Budaya Baca Ilmu Pengetahuan Peradaban masyarakat informasi

Article Details

Author Biography

Joko Sugeng Prianto, Universitas Islam Indonesia

Direktorat Perpustakaan
How to Cite
Prianto, J. S. (2020). BUDAYA BACA UNTUK KEMAJUAN SUATU BANGSA. Buletin Perpustakaan Universitas Islam Indonesia, 3(1), 1–20. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/Buletin-Perpustakaan/article/view/15191

References

  1. A.M. Fatwa. 2009.Membaca Sebagai Sumber Kemajuan Bangsa. File PDF. Dalam www.google.com.
  2. Baderi, Athaillah. 2005. Meningkatkan Minat Baca Masyarakat Melalui Suatu Kelembagaan Nasional. Dalam Http://Pustakawan.Pnri.Go.Id/ Uploads/Karya/ Meningkatkan_Minat_Baca_Masyarakat.Doc.Web.
  3. Doman, Gleen. 1991. Mengajar Bayi Anda Membaca. Terj. Ismail Ibrahim, Jakarta: Gaya Favorit Press.
  4. Hans dan Res Fobia. 2009. Meneladankan Budaya Baca. Powered by NTT Online.Valid XHTML and CSS.
  5. Harmawan. 2007. Menuai Sukses dengan Mencintai Perpustakaan: Suatu Wacana Tentang Pengembangan Budaya Baca. Dalam Rumah Pelangi www.facebook.com
  6. Langkah Maju Menuju Peradaban yang Tinggi dengan Budaya membaca. 2008. dalam Rachmad Saleh Blog.
  7. Latif, Helal. 2005. Penerapan Manajemen Pengetahuan pada PT. Padutama Teknologi Sistem Ilmu Administrasi. Jakarta: FISIP UI.
  8. Misriadi. 2008. Tingkat Literasi dan Kemajuan Bangsa. Dalam Suara Karya Online.
  9. Nashihuddin, Wahid. 2008. Peranan Pustakawan dalam Meningkatkan Minat Baca Mahasiswa. Dalam Http://Images.Waits2008.Multiply.Com/Attachment/0/ SB67SAoKC CoAAFwOa5o1/Tugas%20minat%20baca.Doc?Nmid=94487573.
  10. Pemetaan Minat Baca Masyarakat di Tiga Provinsi: Riau, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan. 2007. Dalam http://pustakamaya.diknas.go.id/wp-content/uploads /2008/01/penelitian-pemetaan-minat-baca-di-tiga-ibu-kota-provinsi-2003.doc.
  11. Pendit, Putu Laxman. Membaca dan Keberaksaraan. Dalam Blog Pendit.
  12. Setyowardani, Eko. 2009. Membangun Budaya Perpustakaan. Dalam Web UPT UNS.
  13. Sulistiyo-Basuki, dkk. 2006. Perpustakaan dan Informasi dalam Konteks Budaya. Jakarta: FIB UI.
  14. Tillaar, H.A.R. 1999. Beberapa Agenda Reformasi Pendidikan Nasional. Dalam Prespektif Abad 21, Magelang : Indonesia Tera.
  15. Yaldi, Efri. Tingkatkan Budaya Membaca demi Kemajuan Bangsa. Dalam Tan Maharajo Blogs.
  16. http://m.adicita.com/artikel/263-Membaca-Sebagai-Sumber-Kemajuan-Bangsa.
  17. http://www.kajianpustaka.com/2014/01/pengertian-dan-hakikat-membaca.html.
  18. http://www.longlifeducation.com/2012/08/pengertian-membaca.html#ixzz45go0ZPQr
  19. Al-Zastrouw. Strategi Kultural Menumbuhkan Budaya Baca. dalam http://gpmb.perpusnas.go.id/index.php?module=artikel&id=39.
  20. Septiyantono, Tri. 2014. Materi Pokok Literasi Informasi; 1-9; PUST4314/ Cet.1; Ed.1. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.