Main Article Content
Abstract
The high incidence of sexual violence against visually impaired individuals, particularly in the Special Region of Yogyakarta (26 documented cases), underscores the urgency of providing self-protection education to this vulnerable group. The partner institution, MTs LB/A Yaketunis, faces challenges due to students' minimal understanding of physical interaction boundaries and the lack of adaptive educational media. This community service project aimed to analyze the effectiveness of multisensory media in enhancing the knowledge, attitudes, and protective skills of visually impaired adolescents regarding sexual harassment prevention.
The intervention involved the development and implementation of a Braille Comic with Audio Narrative called "Komik Bicara" (Talking Comic). This media covers topics such as body boundaries, gender equality, and simulated assertive responses ('daring to say no'). A Mix Method approach was employed. Program effectiveness was quantitatively measured through pre-test and post-test data, analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test to determine the significance of improvements in knowledge and attitude scores. Qualitative data from observations and interviews were used to describe the enhancement of students' protective skills.
The results demonstrate that the Komik Bicara program successfully and significantly increased student comprehension and skills. This success proves that inclusively designed, multisensory educational media is highly effective in empowering visually impaired adolescents. The project generated the Komik Bicara book and a Teacher Partner Guidebook, which are expected to become permanent references for fostering a safe and disability-friendly school environment.
Keywords
Article Details
Copyright (c) 2026 Yanuar Laely Lu'luatul adha, Suqya Rahmah, Eka Mawardiningih, Mohamad Delon Akase Putra, Alfin Irfan Arifin, Mudita Sri Hidayah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
- Azhar, J. K., Hidayat, E. N., & Raharjo, S. T. (2021). Kekerasan seksual: Perempuan disabilitas rentan menjadi korban. Social Work Journal, 82–91.
- Aziz, H. A., et al. (2023). Internalisasi nilai Hasthalaku melalui braille comic sebagai strategi pendidikan karakter siswa tunanetra. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7503–75114.
- Badan Pusat Statistik. (2024). Potret penyandang disabilitas di Indonesia: Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020 [Laporan]. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/publication/2024/12/20/43880dc0f8be5ab92199f8b9/potret-penyandang-disabilitas-di-indonesia-hasil-long-form-sp2020.html
- Dahlan, M. S. (2020). Statistik untuk kedokteran dan kesehatan: Deskriptif, bivariat, dan multivariat. Epidemiologi Indonesia.
- Herbawani, C. K., et al. (2022). Pemberdayaan remaja disabilitas dalam pencegahan kekerasan seksual melalui pemenuhan hak kesehatan reproduksi dan seksualitas. Jurnal Masyarakat Mandiri.
- Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan). (2022). Modul kesehatan reproduksi dan anti kekerasan bagi perempuan penyandang disabilitas (ISBN 978-602-330-078-5) [Modul panduan]. Komnas Perempuan.
- Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru. UI Press.
- Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
- Ningsih, I. F., Primasari, D., & Supena, A. (2023). Strategi edukasi dan pencegahan pelecehan seksual pada remaja berkebutuhan khusus. Ristekdik: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 235–243.
- Rokhmah, I., Warsiti, & Rokfah. (2023). Peran NGO/LSM dalam penanganan kasus-kasus kekerasan seksual terhadap perempuan penyandang disabilitas pada masa pandemi COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Sudut Pandang, 80–100.
- Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
- Sulistio. (2023). Pemberatan pidana dalam tindak pidana kekerasan seksual terhadap penyandang disabilitas. Mimbar Keadilan, 181–194.
- Sutjiato. (2022). Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan remaja di SMA Negeri 7 Manado. Jurnal Kedokteran Tropik, 403–408.
- Tempo. (2024, 11 Desember). Tiga kali lebih berisiko: Perempuan disabilitas rentan kekerasan. Tempo.co. https://www.tempo.co/info-tempo/tiga-kali-lebih-berisiko-perempuan-disabilitas-rentan-kekerasan-1179748
- Wahyu, R. A., Larasati, S. A., & Oktaviana, R. (2024). Perlindungan hukum terhadap korban pelecehan seksual kepada penyandang disabilitas dalam lingkungan masyarakat. Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, 20–30.
References
Azhar, J. K., Hidayat, E. N., & Raharjo, S. T. (2021). Kekerasan seksual: Perempuan disabilitas rentan menjadi korban. Social Work Journal, 82–91.
Aziz, H. A., et al. (2023). Internalisasi nilai Hasthalaku melalui braille comic sebagai strategi pendidikan karakter siswa tunanetra. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7503–75114.
Badan Pusat Statistik. (2024). Potret penyandang disabilitas di Indonesia: Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020 [Laporan]. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/publication/2024/12/20/43880dc0f8be5ab92199f8b9/potret-penyandang-disabilitas-di-indonesia-hasil-long-form-sp2020.html
Dahlan, M. S. (2020). Statistik untuk kedokteran dan kesehatan: Deskriptif, bivariat, dan multivariat. Epidemiologi Indonesia.
Herbawani, C. K., et al. (2022). Pemberdayaan remaja disabilitas dalam pencegahan kekerasan seksual melalui pemenuhan hak kesehatan reproduksi dan seksualitas. Jurnal Masyarakat Mandiri.
Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan). (2022). Modul kesehatan reproduksi dan anti kekerasan bagi perempuan penyandang disabilitas (ISBN 978-602-330-078-5) [Modul panduan]. Komnas Perempuan.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru. UI Press.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Ningsih, I. F., Primasari, D., & Supena, A. (2023). Strategi edukasi dan pencegahan pelecehan seksual pada remaja berkebutuhan khusus. Ristekdik: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 235–243.
Rokhmah, I., Warsiti, & Rokfah. (2023). Peran NGO/LSM dalam penanganan kasus-kasus kekerasan seksual terhadap perempuan penyandang disabilitas pada masa pandemi COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Sudut Pandang, 80–100.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulistio. (2023). Pemberatan pidana dalam tindak pidana kekerasan seksual terhadap penyandang disabilitas. Mimbar Keadilan, 181–194.
Sutjiato. (2022). Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan remaja di SMA Negeri 7 Manado. Jurnal Kedokteran Tropik, 403–408.
Tempo. (2024, 11 Desember). Tiga kali lebih berisiko: Perempuan disabilitas rentan kekerasan. Tempo.co. https://www.tempo.co/info-tempo/tiga-kali-lebih-berisiko-perempuan-disabilitas-rentan-kekerasan-1179748
Wahyu, R. A., Larasati, S. A., & Oktaviana, R. (2024). Perlindungan hukum terhadap korban pelecehan seksual kepada penyandang disabilitas dalam lingkungan masyarakat. Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, 20–30.
