Main Article Content

Abstract

The community of RW 02 Sungai Miai Village, North Banjarmasin, is an active community in implementing various programs to anticipate climate change, as evidenced by the success of achieving the Climate Village category “Lestari”. The surrounding community has used vacant land to plant various kinds of vegetables and cultivate fish for consumption in round ponds. The harvest returns to the community, one of which is to provide additional nutrition for toddlers during Posyandu activities held every month. Along with the development of development, land for fish cultivation or gardening is increasingly limited, while the need for vegetable and animal proteins continues to grow. This is the reason aquaponics was chosen because this method was developed to maximize limited land use, to produce fish and plant products at once, especially in urban areas or densely populated settlements such as in RW02 Sungai Miai Village. The purpose of this activity is to provide education and training about budikdamber and aquaponic system vegetables by utilizing limited land for the fulfillment of family nutrition. The dissemination of activities was delivered by methods of theoretical explanation, demonstration, training and intensive assistance during the activity.  The results obtained showed that the partner group was very enthusiastic in receiving the knowledge and skills conveyed, there was an increase in knowledge from a score of 1.59 to 4.35 compared to before the counseling or an increase of 173.58% and an increase in skills from a score of 1.36 to 3.35 or an increase of 146.32%. These results indicate that counseling and training materials have been delivered effectively and successfully absorbed by the community. Overall, the training was very successful in improving participants' practical skills in implementing and managing aquaculture and aquaponics systems.

Keywords

Aquaponic Budikdamber Fish Hydroponic Vegetable

Article Details

How to Cite
Fauzana, N. A., Ansyari, P. ., Slamat, S., & El Redha, E. R. (2026). Budikdamber dan Sayuran Akuaponik sebagai Upaya Ketahanan Pangan Masyarakat Kelurahan Sungai Miai Banjarmasin Utara : Indonesia. Jurnal Abdimas Madani Dan Lestari (JAMALI), 8(1), 122–130. https://doi.org/10.20885/jamali.vol8.iss1.art13

References

  1. Abadi A.S., Ernawati, Bacandra I., Hismayasari, Sayuti M., Sofian A., Kadarusman, Suhermanto A., & Saidin (2022). Pemberian Keterampilan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) di Kelurahan Saoka, Tanjung Kasuari, Kota Sorong. Agrokreatif 8 (2), 175-181.
  2. Andriani, Y., Pratama, R.I., & Hanidah, I.I. (2023). Potensi Pengembangan Budikdamber Sebagai Penyedia Pangan Keluarga. Jurnal Kajian Budaya Dan Humaniora 5(1), 67-71.
  3. Fauzana N.A, Fatmawati, & Adriani M. (2020). Budidaya Ikan dalam emver (Budikdamber) dan Sayuran Akuaponik sebagai Upaya Ketahanan Masyarakat Kelurahan Sungai Bilu Kecamatan Banjarmasin Timur di Masa Pandemi Covid 19. Laporan Program pengabdian Masyarakat Program Kemitraan Masyarakat (PkM). Universitas Lambung Mangkurat.
  4. Haidiputri T.A.N., & Elmas M.S.H. (2021). Pengenalan Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember) untuk Ketahanan Pangan di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo. Jurnal Abdi Panca Marga, 2 (1), 42-45.
  5. Hanafiah. K.A., (2016). Rancangan Percobaan Teori dan Aplikasi. Rajawali Pers.Jakarta.
  6. Harianti, R., Mianna, R., & Hasrianto, N. (2023). Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) dengan Konsep Yumina di Kelurahan Maharatu, Marpoyan Damai. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 44-53.
  7. Kurniawan, I.D., Sari, A.A., Permata, C., Damayanti, D.S., Seto, E.S.R., Putra, F.D., Prasetyo,G.D., Rini, J.S., Nabilah, R.P., & Meirawati, Y, (2022). Sosialisasi dan pelatihan pembuatan budidaya aquaponik dengan budikdamber (budidaya ikan dalam ember) di Desa Pendem, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan. Jurnal Kewarganegaraan, 6(3), pp.5903-5908
  8. Nugroho, E., & Sutrisno. (2008). Budi Daya Ikan & Sayuran dengan Sistem Akuaponik. Penebar Swadaya, Jakarta.
  9. Nursandi, J. (2018). Budidaya Ikan dalam Ember “Budikdamber” dengan Akuaponik di Lahan Sempit. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian. Politeknik Negeri Lampung.
  10. Sani, B. (2016). Asyiknya Akuaponik untuk Hobi dan Bisnis. Kata Pena.
  11. Saputri S.A.D., & Rachmawatie D. (2020). Budidaya Ikan dalam Ember: Strategi Keluarga dalam Rangka Memperkuat Ketahanan Pangandi Tengah Pandemi Covid 19. Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa, 2(1), 102-109.
  12. Setiyaningsih D., Bahar H, Iswan, & Al-Mas’udi R.A.A. (2020). Penerapan Sistem Budikdamber dan Akuaponik sebagai Strategi dalam Memperkuat Ketahanan Pangan di tengah Pandemi Covid 19. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ.
  13. Yatiningrum A., & Wahyuningtyas Y.I. (2021). Budidaya Pengembangbiakan Ikan Lele Dalam Ember Sebagai Alternatif Upaya Pengembangan UMKM Di Era Pandemi Covid 19 Di Desa Triwung Kidul Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo. Jurnal Abdi Panca Marga, 2 (2), 64-67.
  14. Zen S, Kamelia M, Noor R., & Asih T. (2020). Budidaya Sayuran dan Ikan dalam Ember sebagai Solusi Ketahanan Pangan Skala Rumah Tangga selama Masa Pandemi Covid. Prosiding SNPPM-2 (Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat). Universitas Muhammaiyah Metro.