Main Article Content

Abstract

Purpose – This research aims to analyze the combined influence of digital transactions, exchange rates, Gross Domestic Product, and inflation on the amount of money circulating in Indonesia from 2013 to 2024.
Methods – The method used in this research is Autoregressive Distributed Lag (ARDL) using time series data to see the influence of digital transactions, exchange rates, gross domestic product and inflation on the amount of money circulating in Indonesia.
Findings – The research results show that in the long term, digital transactions, GDP and inflation do not have a significant effect on the money supply. On the other hand, the exchange rate has a significant effect in both the long and short term. Simultaneously, digital transactions, exchange rates, GDP and inflation have a positive and significant effect on the amount of money circulating in Indonesia.
Implication – The findings of this study show that exchange rate stability is the most important factor in managing the amount of money circulating in Indonesia, so that monetary policy oriented towards exchange rate stabilization can be one of the main instruments for maintaining national economic and monetary stability.
Originality – This research contributes to analyzing the long-term and short-term impacts of digital transactions on exchange rates, gross domestic product inflation, and the amount of money in circulation in 2013-2024.



Abstrak
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gabungan transaksi digital, nilai tukar, Produk Domestik Bruto, dan inflasi terhadap jumlah uang yang beredar di Indonesia dari tahun 2013 hingga 2024.
Metode – Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL) menggunakan data deret waktu untuk melihat pengaruh transaksi digital, nilai tukar, produk domestik bruto, dan inflasi terhadap jumlah uang yang beredar di Indonesia.
Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, transaksi digital, PDB, dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah uang beredar. Sebaliknya, nilai tukar berpengaruh signifikan baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Secara simultan, transaksi digital, nilai tukar, PDB, dan inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah uang beredar di Indonesia.
Implikasi – Temuan studi ini menunjukkan bahwa stabilitas nilai tukar merupakan faktor terpenting dalam mengelola jumlah uang yang beredar di Indonesia, sehingga kebijakan moneter yang berorientasi pada stabilisasi nilai tukar dapat menjadi salah satu instrumen utama untuk menjaga stabilitas ekonomi dan moneter nasional.
Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi dalam menganalisis dampak jangka panjang dan jangka pendek transaksi digital terhadap nilai tukar, inflasi produk domestik bruto, dan jumlah uang yang beredar pada tahun 2013-2024.

Keywords

Transaksi Digital nilai tukar inflasi produk domestik bruto Jumlah Uang Beredar

Article Details

How to Cite
Satria, D. W., & Sidiq, S. (2026). Analisis pengaruh transaksi digital, nilai tukar, inflasi, Produk Domestik Bruto terhadap jumlah uang beredar di Indonesia. Jurnal Kebijakan Ekonomi Dan Keuangan, 5(1), 73–80. https://doi.org/10.20885/JKEK.vol5.iss1.art7

References

  1. Amanah, F., Juliprijanto, W., & Prasetyanto, P. K. (2020). Analisis Pengaruh Inflasi, Tingkat Suku Bunga Dan Giro Wajib Minimum Terhadap Jumlah Uang Beredar Di Indonesia Tahun 2005-2019. DINAMIC: Directory Journal of Economic, 2(4), 1055-1067.
  2. Azzahro, S. F., & Nugraha, H. (2025). Apakah Fintech Payment Mempengaruhi JUB? Bukti dari Studi di Indonesia Pasca Terjadinya Covid-19. Equilibrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi, 14(1), 214-225.
  3. Haga, R., Muliyani, A., Christian, I., Pambelum, Y. J., Diarsyad, M. I., & Prakoso, R. S. (2025). Model Mediasi Makroekonomi: Peran Kredit Masyarakat terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK), 8(1), 156-173.
  4. Khairiati, S., & Sari, C. P. M. (2019). Pengaruh Inflasi dan Produk Domestik Bruto (PDB) Terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia Tahun 1987-2017 (Pendekatan ARDL). Jurnal Ekonomi Regional Unimal, 2(3), 161-171.
  5. Naibaho, E. S. U., Hodijah, S., & Bahri, Z. (2023). Pengaruh e-money, tingkat suku bunga dan inflasi terhadap jumlah uang beredar di Indonesia. E-Journal Perdagangan Industri dan Moneter, 11(3), 9-15.
  6. Parulian, T., & Utami, F. (2024). Pengaruh Inflasi, Tingkat Suku Bunga, dan E-Money terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia. Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah), 7(1), 1105-1116.
  7. Prasetyo, A. T. (2024). Pengaruh Suku Bunga, Inflasi, Kurs, dan Uang Elektronik Terhadap Jumlah Uang Beredar Dengan Pendekatan ECM (Error Correction Model). Buletin Ekonomika Pembangunan, 5(1).
  8. Purnama, S. I., & Lestari, N. D. (2023). Analisis Produk Domestik Bruto Terhadap Jumlah Uang Beredar di Asean-5. The Asia Pacific Journal of Management Studies, 10(3).
  9. Putra, A. D. A., Winanto, A. R., & Abas, S. (2025). Analisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga, Inflasi, Nilai Tukar Terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia Tahum 2009-2023. JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan), 9(2), 688-698.
  10. Rahayu, A. K. A., & Nur, I. (2022). Analisis Pengaruh Electronic Money terhadap Jumlah Uang Beredar dan Velocity of Money di Indonesia. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi, 2(2), 211-224.
  11. Rahmadani, S. A., Yunita, N., Pratama, A. W., & Panorama, M. (2022). Pengaruh Transaksi Non Tunai Terhadap Jumlah Uang Beredar dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi. JAD: Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan Dewantara, 5(1), 27-38.
  12. Rohmah, S., & Waluyo, J. (2024). Pengaruh Variabel Moneter Terhadap Inflasi Di Indonesia Sejak Penerapan Inflation Targeting Framework (ITF). JER Jurnal Ekonomi Regional, 16(1), 1-10.
  13. Sihombing, A. B. H., Gunawan, K. N., & Yasmine, R. F. (2023). Analisis Dinamika Uang Elektronik Dan Inflasi Regional: Studi Kasus Wilayah Sumatera Dengan Model Data Panel Dinamis. Prosiding 4th, Sumatranomics.
  14. Wahyudi, R.R., Triana, T.A., & Arini, Z (2024) Pengaruh Produk Domestik Bruto, Suku Bunga, dan Inflasi Terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia Selama Pandemi Covid-19. Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi, 2(10): 584-597.