Main Article Content
Abstract
Pengangguran di Indonesia mencapai 5.32% pada tahun 2023, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, namun masih belum mencapai target RPJM 2020-2024 yang berkisar antara 3.6-4.3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan provinsi-provinsi di Indonesia berdasarkan tingkat pengangguran menggunakan metode K-Medoids, serta menganalisis karakteristik pengangguran di setiap kelompok provinsi. Data yang digunakan mencakup tingkat pengangguran, jumlah angkatan kerja, dan indikator ekonomi lainnya yang diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan dengan menggunakan K-Medoids clustering untuk mengidentifikasi kelompok provinsi yang memiliki pola pengangguran serupa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga cluster provinsi: Cluster 1 (24 provinsi) dengan pengangguran rendah, Cluster 2 (7 provinsi) dengan pengangguran sedang, dan Cluster 3 (3 provinsi) dengan pengangguran tinggi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi kebijakan ketenagakerjaan berbasis data yang lebih tepat sasaran dalam mengurangi pengangguran dan mendukung pencapaian Visi Indonesia Emas 2045.