Main Article Content

Abstract

Proses kognitif termasuk proses yang kompleks, diantaranya seperti berpikir, pemecahan masalah, dan bahasa. Fungsi kognitif memiliki hubungan yang kuat dengan memori. Memori atau ingatan adalah kemampuan untuk menyimpan dan mendapatkan data dari pikiran manusia setelah memperoleh pengalaman. Memori sendiri terbagi menjadi dua, yaitu memori jangka panjang (long-term memory) dan memori jangka pendek (short-term memory). Penurunan kognitif dan depresi adalah gangguan mental yang paling umum pada orang tua atau lansia. Salah satu penyakit yang menyerang lansia adalah demensia. Demensia adalah sindrom penurunan fungsi intelektual yang progresif, ditandai dengan gangguan kognitif dan fungsional yang memengaruhi aktivitas sehari-hari, fungsi sosial, dan profesional. Selanjutnya ada penyakit Alzheimer. Penyakit alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif yang terjadi bertahap dan progresif disebabkan oleh kematian sel neuron. Bertambahnya usia adalah faktor risiko terpenting untuk penyakit Alzheimer.


 

Keywords

psikologi kognitif Long Short-Term Memory (LSTM) lansia

Article Details

How to Cite
Catherina, N. (2025). Rentang memori jangka panjang dan jangka pendek pada lansia. Khazanah: Jurnal Mahasiswa, 17(1), 28–31. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/khazanah/article/view/40700

References

  1. Gardner, R. S., & Ascoli, G. A. (2015). The Natural Frequency of Human Prospective Memory Increases With Age. Psychology and Aging, 30(2), 209-219.
  2. Pramana, I. D. B. K. W., & Harahap, H. S. (2022). Manfaat kualitas tidur yang baik dalam mencegah demensia pada lansia. Lombok Medical Journal, 1(1), 49-52.
  3. Ramli, R., & Fadhillah, M. N. (2020). Faktor yang mempengaruhi fungsi kognitif pada lansia. Window of Nursing Journal, 23-32.
  4. Dania, I. A., & Novziransyah, N. (2021). Sensasi, Persepsi, Kognitif. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 20(1), 14-21.
  5. Khalida, E., Fadlyana, E., & Somasetia, D. H. (2016). Hubungan kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar dan fungsi kognitif pada anak sekolah dasar. Sari pediatri, 17(2), 89-94.
  6. Haiga, Y., & Chaniago, R. S. (2024). Demensia. Scientific Journal, 3(5), 269-277.
  7. Arwin, L., & Pratiwi, J. N. (2020). Peran Neuroprotektor Astaxanthin dalam Pencegahan Penyakit Alzheimer. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 3(1), 47-52