Main Article Content

Abstract

This article discusses the disclosure of information in a company's financial statements. The company reports its financial statement to the Financial Services Authority (OJK) in accordance to the information disclosure regulations. Information that has not been revealed poses as the problem. The information contained in the financial statements causes stock prices in the capital market to not be reflect ed entirely. Therefore, the financial statements cannot be used as the basis information for making accurate decisions for investors. This study uses an economic analysis approach to the law. The results of the analysis conclude that financial statements that have not been fully disclosed will lead to the asymmetry of the information. Disclosure of information cannot collect information that is intentionally hidden. Financial statements for which information has not been fully disclosed constitute weak information. Financial Statements have a gray area which in a solar eclipse is known as the penumbra. OJK requires regulations that channel authority to a group or groups of people who control forensic accounting. Therefore, OJK needs to make regulations that can accommodate this so that the information can form efficient stock prices in the capital market.


Key Words: Information disclosure; asymmetry of information; forensic accounting


Abstrak


Artikel ini membahas tentang keterbukaan informasi dalam laporan keuangan perusahaan. Perusahaan melaporkannya ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan peraturan keterbukaan informasi (Keterbukaan Informasi). Informasi yang belum terungkap menjadi permaaslahannya. Informasi tertuang kedalam laporan keuangan membuat harga saham di pasar modal tidak merefleksikan seluruh informasi yang tersedia. Karenanya, Laporan Keuangan tidak dapat menjadi informasi yang dapat menjadi dasar mengambil keputusan yang akurat bagi investor. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis ekonomi terhadap hukum. Hasil dari analisis menyimpulkan, laporan keuangan yang belum terungkap informasi seluruhnya akan memiliki informasi Asimetri. Keterbukaan informasi tidak dapat mengoleksi informasi yang tersembunyi. Laporan keuangan yang belum terungkap informasinya ada adalah informasi dalam bentuk informasi yang lemah (weak information form). Laporan Keuangan memiliki wilayah abu-abu yang dalam gerhana matahari dianggap sebagai penumbra. OJK memerlukan peraturan yang memberikan kewenangan kepada suatu kelompok atau kumpulan orang yang menguasai akunting forensik. Oleh karenanya OJK perlu membuat peraturan yang mengakomodasi hal tersebut agar informasinya dapat membentuk harga saham yang efisien di pasar modal.


Kata Kunci: Keterbukaan informasi; informasi asimetri; akunting forensik

Keywords

Information Disclosure asymmetry of information forensic accounting

Article Details

How to Cite
Chandra Yusuf, & Endang Purwaningsih. (2022). Pengawasan Terhadap Informasi Asimetri Dalam Laporan Keuangan Yang Mempengaruhi Transaksi Saham Di Pasar Modal. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 29(2), 283–304. https://doi.org/10.20885/iustum.vol29.iss2.art3

References

Read More