Main Article Content

Abstract

Abstract–Proses pengembangan aplikasi mobile atau aplikasi seluler untuk perusahaan bisnis global menjadi sangat penting di era digital saat ini. Penting bagi sebuah perusahaan untuk memanfaatkan dan memilih teknologi yang digunakan dalam efisiensi pengembangan sistem. PT. Bank Negara Indonesia (BNI) memilih Flutter sebagai framework dalam mengembangkan proyek Agen46. Hal ini  dalam rangka mendukung proses transmigrasi mobile banking (m-banking) Agen46 dari Android menuju aplikasi berbasis multiplatform. Pengembangan yang dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Dart. Penggunaan mobile banking memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan kegiatan transaksi. Dengan dukungan teknologi yang semakin maju memberi dampak terhadap munculnya inovasi baru dalam dunia perbankan salah satunya adalah adanya produk uang elektronik (e-money). PT Bank Negara Indonesia menyediakan fasilitas pembayaran nontunai dalam bentuk uang elektronik (e-money). Hal ini merupakan produk inovasi sejak adanya metode top up dalam sistem pembayaran. Flutter dijadikan solusi sebagai framework yang akan digunakan dalam pengembangan proyek aplikasi m-banking Agen46 karena dapat membuat aplikasi mobile Android maupun iOS hanya dengan satu basis coding (codebase) dalam sekali waktu. Metode yang digunakan untuk membuat aplikasi m-banking tersebut adalah Agile Scrum. Pembahasan dan Hasil yang didapatkan yaitu alur pengembangan frontend aplikasi m-banking dengan implementasi BLoC Pattern, hasil pembuatan fitur top up e-money dengan menggunakan Flutter, hasil struktur folder pengembangan fitur dengan BLoC Pattern, hasil pengujian fitur dengan menggunakan BlackBox testing secara manual. Setelah dilakukan pengembagan hingga pada tahap pengujian dengan menggunakan BlackBox testing menunjukan bahwa implementasi BLoC Pattern pada teknologi Flutter dinilai mampu memudahkan developer dalam mengembangkan fitur top up e-money dalam aplikasi perbankan ke dalam aplikasi berbasis multiplatform.

Article Details