Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek mediasi keterikatan kerja karyawan dalam hubungan antara sumber daya pribadi (efikasi diri, harga diri berbasis organisasi, dan optimisme) terhadap niat berhenti kerja pada generasi Z di Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel 100 yang dikumpulkan dari partisipan generasi Z yang telah bekerja minimal 1 tahun dan berdomisili di Yogyakarta. Data penelitian ini dianalisis menggunakan software Smart-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sumber daya pribadi memiliki dampak positif pada keterikatan kerja; adapun keterikatan kerja memiliki dampak negatif pada keinginan untuk pindah atau berhenti. Hasil penelitian ini juga mengungkapkan bahwa meskipun harga diri berbasis organisasi dan optimisme memiliki dampak negatif pada keinginan untuk berhenti bekerja; namun efikasi diri tidak berpengaruh pada keinginan untuk berhenti bekerja. Selain itu, keterikatan kerja memediasi hubungan antara efikasi diri, harga diri berbasis organisasi, optimisme, dengan keinginan untuk berhenti bekerja. Penelitian ini tidak dapat sepenuhnya mengontrol variabel eksternal seperti faktor sosial-ekonomi, yang mungkin mempengaruhi hasil penelitian, ditambah dengan fakta sulitnya mencari pekerjaan pasca pandemi, bisa menjadi variabel yang diperhitungkan di penelitian selanjutnya.

Keywords

sumber daya pribadi efikasi diri harga diri berbasis organisasi optimisme keterlibatan kerja niat berhenti bekerja

Article Details

How to Cite
Makarim, A. F., & Muafi. (2025). Pengaruh Personal Resources terhadap Turnover Intention: Peran Mediasi Work Engagement pada Generasi Z di Yogyakarta. Selekta Manajemen: Jurnal Mahasiswa Bisnis & Manajemen, 3(2), 1–16. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/selma/article/view/39149

References

Read More