Main Article Content

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the influence of business capital, number of employees, distance from the business location, length of business, and online sales on culinary business turnover in Caturtunggal, Depok District, Sleman Regency.
Methods – This study used a quantitative approach with primary data obtained through questionnaires distributed to 40 culinary business owners in Caturtunggal District, and Ordinary Least Squares (OLS) regression.
Findings – The results indicate that business capital, number of employees, and length of business have a positive and significant effect on culinary business turnover. Conversely, distance from the business location and online sales do not significantly affect turnover.
Implication – The results indicate that increasing culinary business turnover is more effectively achieved through strengthening capital, optimal workforce management, and developing entrepreneurial experience.
Originality – This study contributes to the development of culinary businesses in Caturtunggal, Depok District, Sleman Regency, using the Ordinary Least Squares (OLS) approach.



Abstrak
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal usaha, jumlah tenaga kerja, jarak lokasi usaha, lama usaha, dan penjualan online terhadap omzet usaha kuliner di Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman.
Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 40 pelaku usaha kuliner di Kecamatan Caturtunggal, serta menggunakan regresi Ordinary Least Squares (OLS).
Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal usaha, jumlah tenaga kerja, dan lama usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap omzet usaha kuliner. Sebaliknya, jarak lokasi usaha dan penjualan online tidak berpengaruh signifikan terhadap omzet.
Implikasi – Hasil penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan omzet usaha kuliner lebih efektif dicapai melalui penguatan modal, pengelolaan tenaga kerja yang optimal, serta pengembangan pengalaman berwirausaha.
Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan usaha kuliner di Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, dengan menggunakan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS).

Keywords

Caturtunggal Omzet modal Jumlah Tenaga Kerja Lama Usaha

Article Details

How to Cite
Meilina, D., & Suharto, S. (2026). Determinan omzet usaha kuliner di Caturtunggal, Depok, Sleman. Jurnal Kebijakan Ekonomi Dan Keuangan, 5(1), 111–120. https://doi.org/10.20885/JKEK.vol5.iss1.art11

References

  1. De Aghna, A., Budi, S., Septiana, L., Elok, B., & Mahendra, P. (2024). Memahami Asumsi Klasik dalam Analisis Statistik: Sebuah Kajian Mendalam tentang Multikolinearitas, Heteroskedastisitas, dan Autokorelasi dalam Penelitian. In Jurnal Multidisiplin West Science (Vol. 03, Number 01).
  2. Fajri, Muhammad Haikal Faran. (2022). Keberlanjutan Usaha Kuliner: Analisis Tantangan Dan Strategi Pengembangan. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah.
  3. Kusuma, D. A., & Munari. (2024). The Influence of E-Commerce and Social Media on Revenue Growth Moderated by Production Costs in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMES). In International Journal of Economics Development Research (Vol. 5, Number 1).
  4. Nasution, D., Faried, A., & Farhan, A. (2022). Analisis Pengaruh Usaha Kuliner Terhadap Pendapatan Pelaku Umkm Di Kecamatan Medan Selayang. Jurnal Kajian Ekonomi Dan Kebijakan Publik (JEpa), 7(1), 116-121. Retrieved from https://jurnal.pancabudi.ac.id/index.php/jepa/article/view/3981
  5. Nenengsih, N., & Muslim, M. (2024). Peningkatan Omzet UMKM Makanan Ringan Pasca Sertifikasi Halal di Sumatera Barat. AL-Muqayyad, 7(1), 95–108. https://doi.org/10.46963/jam.v7i1.2099 DOI: https://doi.org/10.46963/jam.v7i1.2099
  6. Pamungkas, R. A., & Sugiyono. (2020). Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, Dan Earning Per Share Terhadap Nilai Perusahaan.
  7. Panuntun, A. (2025). Pengaruh Delivery Order Shopeefood, Harga dan Jumlah Order Terhadap Omzet Bisnis Kuliner Pada Daerah Kabupaten Sleman. Journal of Sustainability and Science Economics, 3(1), 9–16. https://doi.org/10.62337/jsse.v3i1.46 DOI: https://doi.org/10.62337/jsse.v3i1.46
  8. Pitaloka, V., Efrita, E., Mutmainah, E., Kurniati, N., & Feriady, A. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Omzet Penjualan Sayuran Di Pasar Rakyat Kecamatan Amen Kabupaten Lebong. DOI: https://doi.org/10.36085/agribis.v16i1.4757
  9. Prasetiyan, N., Susanto, J., & Sri Winarti, A. (2022). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Omzet Pedagang Pasar Kolombo Dimasa Pandemi Covid-19. SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 1(12), 2677–2690. https://doi.org/10.54443/sibatik.v1i12.419 DOI: https://doi.org/10.54443/sibatik.v1i12.419
  10. Putri, C. A., & Wildana, M. D. A. (2024). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Omzet Umk Kuliner Di Kota Malang. Contemporary Studies in Economic, Finance and Banking, 3(4), 1042–1054. https://doi.org/10.21776/csefb.2024.03.4.16 DOI: https://doi.org/10.21776/csefb.2024.03.4.16
  11. Sembiring, M. (2020). Pengaruh Pertumbuhan Penjualan Dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas Perusahaan Dagang Di Bursa Efek Indonesia. 3(1), 59–68. https://doi.org/10.30596/liabilities.v3i1.5176 DOI: https://doi.org/10.31227/osf.io/rhjex
  12. Sholeh, M. I., & Idris. (2024). Keberlanjutan Bisnis Kuliner di Tengah Dinamika Pasar: Pengalaman Albarokah Chicken. In Jurnal Dinamika Bisnis dan Kewirausahaan (Vol. 1, Number 1)
  13. Sontosudanno, A. (1991). Pekerja Di Sektor Perdagangan Pada Ekonomi Skala Kecil Desa Caturtunggal Depok Sleman.
  14. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta