Main Article Content

Abstract

Tulisan ini mengkaji konsep pendidikan humanistik yang berorientasi pada aspek memanusiakan manusia (dalam hal ini peserta didik) untuk mampu mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya. Teori humanistik ini juga memberikan sumbangan bagi dunia pendidikan yang dikenal dengan pendidikan humanistik. Pendidikan humanistik berupaya untuk mengembangkan individu secara keseluruhan yang dilalui dengan pembelajaran nyata. Seiring dengan perubahan dan tuntutan zaman dalam kancah pergulatan globlalisasi abad 21, dewasa ini muncul kekhawatiran tentang hancurnya rasa kemanusiaan serta kaburnya nilai-nilai kemanusiaan. Untuk mengantisipasi hal ini, pendidikan humanis menjadi alternatif pendekatan yang dapat diterapkan dalam pendidikan. Penulis menyimpulkan bahwa konsep pendidikan yang humanis ini cocok diterapkan dalam pembelajaran, terutama dalam mendorong pengembangan afeksi, yakni kebutuhan manusia untuk mendapatkan respon yang baik atau perlakuan yang hangat dari orang lain

Article Details