Main Article Content

Abstract

Although intended to develop teacher’s competence and professionalism, the KKG forum is often conducted to address practical classroom issues. Thus, this research was conducted to evaluate the context, input, process and product components of the PAI KKG program in Kapanewoman Cangkringan. This study employed an evaluative qualitative approach using the CIPP model. Data collection techniques included interviews, observations and document studies. The results showed: (1) Context, the KKG PAI program in Kapanewon Cangkringan has not fully followed the technical guidelines procedures that have been made, especially in terms of developing teachers' professional competence. (2) Input, all components of the teachers' working group activities have met the needs but there are still obstacles in each component. (3) Process, the Kapanewon Cangkringan PAI teachers' working group program cannot all be implemented according to the scheduled activities. This is due to other factors from both the school and the teachers' personalities. (4) Product, although the Kapanewon Cangkringan teachers' working group program did not run as expected, it has achieved some improvements in student achievement each year. The study reveals that the KKG PAI program in Kapanewon Cangkringan has not function optimally, as various obstacles continue to hinder these activities, thus affecting the results of PAI teachers' professional competence.

Keywords

Competence Obstacles Professionalism Teacher

Article Details

How to Cite
Nurulita, A., Fatimah, Z. A. ., & Suwadi. (2025). Assessing the Functionality of PAI KKG Program in Improving Professional Competence: A CIPP Model Study in Kapanewon Cangkringan. El-Tarbawi, 18(2), 232–256. https://doi.org/10.20885/tarbawi.vol18.iss2.art4

References

  1. Alfina, A., & Hanum, F. (2014). Keefektifan Manajemen Kelompok Kerja Guru Taman Kanak-kanak Gugus I TK Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 2(1). https://doi.org/10.21831/amp.v2i1.2405
  2. Budiyanto, T. (2016). Evaluasi Program KKG dalam Peningkatan Kompetensi Profesional dan Pedagogik Guru di Gugus Untung Suropati Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal dengan model CIPP. Thesis. UKSW.
  3. Dicky Artanto, Hasan Ibadin, & Suwadi. (2023). Penerapan Evaluasi CIPP (Context, Input, Process,Product) Dalam Program Rintisan Madrasah Unggul di MTsN 1 Yogyakarta. Al-Fahim : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 68–82. https://doi.org/10.54396/alfahim.v5i1.543
  4. Direktur Jendral Pendidikan Islam. (2020). Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam No 1381 tentang Petunjuk Teknis Pengembangan dan Penyelenggaraan KKG, MGMP, dan MGBK Madrasah. Jakarta.
  5. Fadillah, R., & Rusmiati Aliyyah, R. (2024). Pengelolaan Sarana dan Prasarana Sekolah. Karimah Tauhid, 3, 3164–3176. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i3.12248
  6. Hadhiansyah, A., Wasitohadi, & Sulasmono, B. S. (2020). Evaluasi Program KKG Gugus Muwardi Kecamatan Tingkir Kota Salatiga Tahun 2017/2018. Jurnal Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 4(2). http://dx.doi.org/10.17977/um025v4i22020p113
  7. Juhaeni, Juhaeni, M. Y., & Ma’ruf, M. W. (2023). Manajemen Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogi Guru di Kecamatan Simbang Kabupaten Maros. Referensi, 1(2).
  8. Kemendiknas. (2010). Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan KKG dan MGMP. Jakarta: Kemendiknas.
  9. Lathif, F., & Slamet, S. (2019). Evaluasi kegiatan kelompok kerja guru di Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 7(1), 109–119. https://doi.org/10.21831/amp.v7i1.24124
  10. Legarano, H. A. A., Candiasa, M., Natajaya, M., & I.N. (2014). Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan KKG SD Gugus II Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso. Jurnal Penelitian Pascasarjana UNDIKSHA, 5(1). https://doi.org/10.23887/japi.v5i1.1249
  11. Mekawati, N. O., Herianto, H., & Messiono, M. (2023). Evaluasi Manajemen dalam Lembaga Pendidikan Tinggi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(2), 1348. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i2.3362
  12. Miarso, Y. (2004). Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Jakarta: Prenadamedia Group.
  13. Muhassanah, N., & Hayati, A. (2022). Workshop Penyusunan Soal Hots (Higher Order Thinking Skills) Berdasarkan Kisi-Kisi Ujian Nasional Matematika SD. Adi Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 56-63. https://doi.org/10.34306/adimas.v2i2.636
  14. Munir, M. A. (2018). Revitalisasi Kompetensi Profesionalisme Pendidik di Dalam Pendidikan Agama Islam. El-Tarbawi, 11(1), 63–76. https://doi.org/10.20885/tarbawi.vol11.iss1.art5
  15. Nasution, I., Monalisa, F. N., Fadla, S. L., Wildyani, E. P., Aulia, P. F., & Wijaya, A. R. H. (2023). Kompetensi Evaluator Dalam Pelaksanaan Evaluasi Program Pendidikan. Jurnal Jendela Pendidikan, 3(02), 193–202. https://doi.org/10.57008/jjp.v3i02.437
  16. Permendiknas No. 16. (2007). https://luk.staff.ugm.ac.id/atur/bsnp/Permendiknas16-2007KompetensiGuru.pdf
  17. Pradewo, B. (n.d.). Kemendikbudristek Ungkap Rata-Rata Skor Kompetensi Guru 50,64 Poin. Jawa Pos. https://www.jawapos.com/pendidikan/01355273/kemendikbudristek-ungkap-ratarata-skor-kompetensi-guru-5064-poin
  18. Pratomo, A. N. (2024). Peran Kelompok Kerja Guru (KKG) Dalam Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar Di Kecamatan Kalimanah. Tesis Universitas Negeri Semarang.
  19. Ranti, R. D., Dacholfany, M. I., & Riyanto. (2021). Peran Kelompok Kerja Guru Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Di Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. POACE: Jurnal Program Studi Administrasi Pendidikan, 1(2), 67–78. https://doi.org/10.24127/poace.v1i2.1159
  20. Salsabila Farah Diba, & Uman Suherman. (2024). Model Conteks, Input, Proses Dan Produk (CIPP) Dalam Evaluasi Bimbingan Dan Konseling: Studi Tinjauan Pustaka. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(1), 636–646. https://doi.org/10.31316/gcouns.v9i1.6281
  21. Stufflebeam, D. L., Madaus, G. F., & Kellaghan, T. (2002). Evaluation models. Viewpoints on Educational and Human Services Evaluation. Dordrecht: Kluwer Academic Publishers.
  22. Sutarini, D. A. (2013). Pengelolaan Program Kelompok Kerja Guru (KKG) Di Gugus Kecamatan Kraton Yogyakarta. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 7(2) 82-93. https://doi.org/10.21831/jpipfip.v7i2.4921
  23. Syafaruddin, Nasution, I., & Sari, N. (2023). Evaluasi Model CIPP pada Program Peningkatan Mutu Guru di MAN 2 Langkat Sumatera Utara. Jurnal Paedagogy, 10(1) 298-307. https://doi.org/10.33394/jp.v10i1.5680
  24. Undang-Undang RI No 14 Tahun 2005, Bab IV, Bagian Ke-Sembilan, Organisasi Profesi Dan Kode Etik, Pasal 41.
  25. Utami, K. P., & Sapriati, A. (2025). Evaluasi Program Pengembangan Profesionalisme Guru melalui Kelompok Kerja Guru dengan Model CIPP di Gugus Ki Hajar Dewantara Kecamatan Beji Kota Depok. Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 8(2), 643–660.
  26. Wijayanti, N. I., Yulianti, R., & Wijaya, B. (2019). Evaluasi Program Pendidikan Pemakai Dengan Model CIPP di Perpustakaan Fakultas Teknik UGM. Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 3(1), 37-65. https://doi.org/10.29240/tik.v3i1.790