Jurnal La Riba (Jurnal Ekonomi Islam)

Jurnal La Riba (Jurnal Ekonomi Islam)


Vol 6, No 2 (2012): Dua Dasawarsa Perbankan Syariah di Indonesia

Tahun 2012 ini menandai dua dasawarsa kiprah perbankan dengan sistem syariah di Indonesia. Diawali pendirian Bank Muamalat Indonesia yang mulai menggunakan sistem bagi hasil, perbankan syariah merambah ekonomi Indonesia. Mengingat Islam masih menjadi isu politik yang dianggap bertentangan dengan kekuasaan kala itu, maka perbankan syariah menyiasati geraknya dengan sejumlah istilah yang dapat diterima sembari secara bertahap meningkatkan kualitas agar diterima masyarakat.Dalam perkembangannya, perbankan syariah kemudian mendapat tempat yang terhormat dalam ekonomi dan perbankan di tanah air. Sejumlah perundangan dan kebijakan yang mendukung, bahkan mendorong, perkembangan perbankan syariah telah lahir dan menjadi kerangka utama dalam pengembangan ke depan. Kinerjanya pun cukup mengkilap terbukti dari pertumbuhan tahunannya yang terbesar untuk bank syariah dunia.
Namun demikian, sejumlah catatan dan bahkan kritik juga ikut menyertai perkembangan perbankan syariah di Indonesia. Sejumlah pihak misalnya menilai perbankan syariah berkembang terlalu lambat bahkan setelah sejumlah peraturan perundangan disusun untuk mendukungnya. Buktinya dari lambatnya pergerakan ini berupa tidak tercapainya sejumlah besaran keuangan yang diprogramkan otoritas moneter, Bank Indonesia, dalam cetak biru yang telah disusun.Selain itu, praktek perbankan yang syar’i sebagaimana semangat awal pendiriannya juga dikritik, terutama dalam kaitannya dengan dominannya praktek profit sharing yang tanpa diikuti loss sharing. Perbankan syariah juga dikritik karena terlalu banyak bermain di segmen konsumtif dibandingkan produktif, sebagaimana nampak dalam besarnya pembiayaan murabahah dibandingkan mudharabah dalam portofolionya.
Untuk itulah, Redaksi Jurnal Ekonomi Islam La_Riba Prodi Ekonomi Islam FIAI UII mengangkat topik “Dua Dasawarsa Perbankan Syariah di Indonesia” pada penerbitan kali ini. Sejumlah artikel terkait  topik ini dihadirkan dalam edisi kali ini diantaranya “Faktor-faktor Penentu Tingkat Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia” oleh Anto dan M. Ghafur Wibowo, “Analisis Prinsip Ekonomi Islam terhadap Operasional Produk Investasi Emas pada Perbankan Syariah X” oleh Anggoro Sugeng, dan “Fractional Reserve Banking: Sebuah Representasi Ekonomi Semu (Tinjauan Ekonomi Islam)” oleh Ayief Fathurrahman.
Selain artikel-artikel tersebut, edisi ini juga mencakup artikel tentang ekonomi Islam lainnya seperti  “Business As Al-Amanah and The Responsibilities of Islamic Business Managers” oleh Rahmad Hakim dan Elvan Syaputra, “Peran Pendapatan, Aspirasi Pendapatan Ideal, Pendapatan Komunitas Sekitar dan Religiusitas Pada Jamaah Haji  KBIH X di Kota Malang” oleh Eko Fajar Cahyono, Multifiah, dan Arief Hoetoro, “Etika dan Daya Tarik Iklan Provider Seluler Axis” oleh Widyarini, dan “Telaah Kritis Pemikiran Ekonomi Islam Terhadap Mekanisme Pasar dalam Konteks Ekonomi Islam Kekinian” oleh Ulfa Jamilatul Farida. Pada edisi mendatang Redaksi akan mengangkat topik “Good Corporate Governance dalam Lembaga Keuangan Syariah”. Untuk itu, Redaksi mengundang para pakar, pegiat, peneliti, dan akademisi bidang ekonomi Islam untuk ikut menyumbangkan pemikiran dan penelitiannya. Semoga persembahan pada edisi ini menjadi kontribusi dalam mengembangkan ekonomi Islam di negeri ini.

Table of Contents

Articles

Anto Anto, M. Ghafur Wibowo
PDF
Anggoro Sugeng
PDF
Ayief Fathurrahman
PDF
Rahmad Hakim, Elvan Syaputra
PDF
Eko Fajar Cahyono, Multifiah Multifiah, Arief Hoetoro
PDF
Widyarini Widyarini
PDF
Ulfa Jamilatul Farida
PDF