Main Article Content

Abstract

Pustakawan selain sebagai sebuah profesi yang bertugas melayanai pemustaka di dalam perpustakaan, juga merupakan seorang warga negara yang hidup berdampingan dengan masyarakat sekitar tempat tinggalnya. Sebagai makhluk sosial, pustakawan juga membaur dengan masyarakat sekitar, berinteraksi dan bekerjasama dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan dengan masyarakat.  Peran seorang pustakawan sangat vital jika berada dalam lingkup kerjanya di perpustakaan, namun apakah seorang pustakawan juga dapat memiliki peran yang penting di luar lingkungan kerjanya, atau di tengah-tengah masyarakat. Jika dibandingkan dengan profesi dokter misalnya, di tengah-tengah masyarakat (di luar Rumah Sakit) profesi tersebut akan senantiasa melekat pada dirinya, bahkan masih tetap dipanggil dokter saat berada di rumah oleh masyarakat sekitar. Tulisan ini mencoba mengulas tentang keterampilan seorang pustakawan yang akan berguna bagi masyarakat sekitar.

Keywords

komunikasi pustakawan masyarakat

Article Details

Author Biography

Arif Cahyo Bachtiar, Universitas Islam Indonesia

Perpustakaan
How to Cite
Bachtiar, A. C. (2020). KOMUNIKASI PERSUASIF SEBAGAI KETERAMPILAN SOSIAL PUSTAKAWAN DALAM MASYARAKAT. Buletin Perpustakaan, 2(1), 31–44. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/Buletin-Perpustakaan/article/view/15174

References

  1. Cangara, Hafied. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. 2007.
  2. Muhammad, Arni. Komunikasi Organisasi. Jakarta: Buki Kasara. 2007.
  3. Malik, Dedy Djamaluddin. Komunikasi Persuasif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 1994.
  4. Nurudi. Sistem Komunikasi Indonrsia. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. 2004.
  5. Ritonga, M. Jamiluddin. Tipologi Pesan Persuasif. Jakarta: PT. Indeks. 2005.
  6. Undang-undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan Ayat 1 Pasal 8
  7. Yusuf , Pawit M. Ilmu Informasi, Komunikasi, dan Kepustakaan. Jakarta: Bumi Aksara. 2009.
  8. Zamroni, Mohammad. Filsafat Komunikasi: Pengantar Ontologis, Epistimologis, Aksiologis. Yogyakarta: Graha Ilmu. 2009.