Main Article Content

Abstract

General election iso ne of indicators where the pillar of democracy is conducted, it is also the implementation of human rigth, particularly, political right. In more general context, general
election is an implementation of people's souvereignty, particularly in the perspective of representative democracy. Public participation can be used as a legal test for the implementation ofpeoples's souvereignty principle. It is assumed if public participation increases, this can reflect people's souvereignty. It also reflect the positive response to the use of people political right.

Keywords

General election democracy human rigth

Article Details

Author Biography

Sri Hastuti Puspitasari, Universitas Islam Indonesia

Fakultas Hukum
How to Cite
Puspitasari, S. H. (2006). Pengalaman Indonesia Menuju Demokrasi Beberapa Catalan Atas Pemilihan Umum Pada Masa Orde Lama, Orde Baru Dan Pasca Orde Baru. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 12(28), 46–61. https://doi.org/10.20885/iustum.vol12.iss28.art4

References

  1. Asshiddiqie, Jimly, Konstitusi dan
  2. Konstituslonalime Indonesia,
  3. diterbitkan oleh Mahkamah Konstitusi
  4. Ri dan Pusat Studi Hukum Tata Negara
  5. Universitas Indonesia, Jakarta, 2004.
  6. Fatah, Eep Saifuilah, Pemilu dan Demokratisasi,
  7. Evaluasi terhadap Pemilu-Pemilu Orde
  8. Baru, Laboratorium FISIP Ui dan Mizan,
  9. Jakarta - Bandung, 1997
  10. Feith, Herbert, Pemilihan Umum 1955 di
  11. Indonesia, KPG, Jakarta, 1999.
  12. Gaffar.Afan, Politik Indonesia; TransisiMenuju
  13. Demokrasi, Get. Kedua, Pustaka
  14. Pelajar, 2000.
  15. Haris, Syamsudin dan Reza Sihbudi (ed),
  16. Menelaah Kembali Format Politik Orde
  17. Baru, Gramedia, Jakarta, 1995
  18. Haris, Syamsudin (ed), Menggugat
  19. PemilihanUmum Orde Baru,Yayasan
  20. Obor Indonesia, Jakarta, 1998
  21. Held. David, Demokrasi dan Tatanan Globai,
  22. Dari Negara Modern hingga
  23. Pemerintahan Kosmopoiitan,
  24. Penerjemah Damanhuri, Pustaka
  25. Peiajar, Yogyakarta, 2004
  26. Kcesnardi, Moh. dan Hamaily Ibrahim, Pemgantar
  27. Hukum Tata Negara Indonesia, Pusat
  28. Studi Hukum Tata Negara Universitas
  29. Indonesia, Jakarta, 1988.
  30. MD, Moh. Mahfud. Demokrasi dan Konstitusi
  31. di Indonesia, Liberty, Yogyakarta, 1993
  32. Politik Hukum di Indonesia, LP3ES,
  33. Jakarta, 1998
  34. Nasution, Adnan Buyung, Asp/ras/Peme/fn/a/jan
  35. Konstitusional di Indonesia: Studi Sosio
  36. Legal atas Konstituante 1956-1959, Get.
  37. Kedua, Grafiti, Jakarta, 2001
  38. Samego, Indria, dkk (ed) Dinamika Kedaulatan
  39. Rakyat; Dilema-Dilema dalam Pemiiu,
  40. Sistem Kepartaian dan Lembaga
  41. Perwakilan, Pustaka Cidesindo,
  42. Jakarta, 1997.
  43. Sorensen, Georg, Demokrasi dan
  44. Demoicraf/sas/; Proses dan Prospek
  45. dalam Dunia Yang Sedang Berubah,
  46. penerjemah 1. Made Krisna, Pustaka
  47. Peiajar, Yogjakarta, 2003.
  48. Strong, G.F., Konstitusi-Konstitusi Politik Mod
  49. em, Kajian tentang Sejarah danBentuk-
  50. Bentuk Konstitusi Dunia, diterjemahkan
  51. oleh SPATeamwork, Penerbit Nuansa
  52. dan Nusamedia, Bandung, 2004
  53. Thaib, Dahlan ," Evaluasi Pemiiu di Indonesia,
  54. dan Pemiiu Ideal Indonesia", tulisan
  55. untuk masukan di Komisi Konstitusi",
  56. Panwasiu Pusat, Pengawasan Pemilihan
  57. Umum 1999; Pertanggungjawaban
  58. PanwasiuPusat Tahun 1999, Panwasiu
  59. Pusat, Jakarta, 1999
  60. Repubiik Indonesia, UU No 7 Tahun 1953
  61. tentang Pemilihan Umum
  62. . UU No 15 Tahun 1969 tentang
  63. Pemilihan Umum untuk Anggauta
  64. Badan Permusywaratan/Lembaga
  65. Perwakilan
  66. , UU No 4 Tahun 1975 tentang
  67. Perubahan atas UU No 15 Tahun 1969
  68. tentang Pemilihan Umum untuk
  69. Anggauta Badan Permusywaratan/
  70. Lembaga Perwakilan
  71. , UU No 2 Tahun 1980 tentang
  72. Perubahan atas UU No 15 Tahun 1969
  73. sebagaimana telah di rubah dengan
  74. UU No 4 Tahun 1975
  75. , UU No. 1Tahun 1985 tentang Pemilihan
  76. anggota MPR, DPR dan DPRD
  77. , UU No. 3 Tahun 1999 tentang
  78. Pemilihan Umum
  79. , UU No 12 tahun 2004 tentang
  80. Pemilihan Umum untuk anggota DPR,
  81. DPD dan DPRD
  82. , UU No.23 Tahun 2003 tentang
  83. Pemilihan Umum presiden dan Wakil
  84. Presiden