Main Article Content

Abstract

Mengobarkan pihak pekerja, adalah cara yang paling sering digunakan untuk menyelesaikan konflik dan sengketa perburuhan.
Padahal, beberapa cara penyelesaian yang lebih baik sebenarnya
bisa dilakukan. Menurut SR Marbun, penyelesaian dengan secara
bipartite, tripartite, yang dilakukan oleh arbitrator, mediator,
P4D atau P4P, adalah merupakan penyelesaian yang dijiwai
semangat kekeluargaan.

Keywords

Buruh Sengketa Konflik Mediator

Article Details

How to Cite
SF, marbun. (2006). Perselisihan Perburuhan dan Penyelesaiannya. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 1(3), 44–52. https://doi.org/10.20885/iustum.vol1.iss3.art6

References

  1. DAFTAR PUSTAKA
  2. G. Kartasapoetra, dkk, Hukum Perburuhan
  3. di Indonesia Berdasarkan Pancasila,
  4. Bina Aksara, Jakarta, 1986
  5. Iman Soepomo, Pengantar Hukum Per
  6. buruhan, Djambatan, Jakarta, 1985.
  7. Rochmat Soemitro, Masalah Peradiian
  8. Administrasi Dalam Hukum Pajak
  9. dilndonesia, Erosco, Bandung, 1976.
  10. , Naskah Singkat tentang Per
  11. adiian Administrasi di Indonesia,
  12. BPHN, Jakarta, 1977.
  13. SF. Marbun, Peradiian Tata Usaha Negara
  14. Liberty, Yogyakarta, 1988.
  15. Eksistensi dan Pola Upaya Administratif
  16. dalam Sistem Peradiian Aministratifdi
  17. Indonesia, tesis, Unpad, 1993.
  18. Sjachran Basah, Eksistensi dan Tolok Ukur
  19. Badan Peradiian Administrasi di
  20. Indonesia, Akaam, Bandung, 1975.
  21. WF. Prins, Pengantar Hukum Adnunistrasi
  22. Indonesia, Asvikkisia, Jakarta, 1975.
  23. LAIN-LAIN
  24. Ketetapan MPR.No.IV/MPR/1978
  25. Ketetapan MPR.No.II/MPR/1983
  26. Kitab Undang-Undang Hukum Perburuhan
  27. Undang-UndangNo.22 Tahun 1957
  28. Undang-Undang Darurat No. I Tahun 1951
  29. Undang-UndangNo.12 Tahun 1964
  30. Undang-Undang No.5 Tahun 1986
  31. Surat Edaran Mahkamah Agung R.I.No.l
  32. Tahun 1980
  33. SK. Menteri Tenaga Kerja Rl.No.KEP.lI08/
  34. MEN/1983
  35. SK. Menteri Tenaga Keija RI.No.KEP. 243/
  36. MEN/1986
  37. SK. Menteri Tenaga Keija RI.No. 268/MEN/
  38. Hasil SeminarNasionalHubunganPerburuhan
  39. Pancasila, di Jakarta, 4-7 Desember 1974.