Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana dampak dari faktor makroekonomi dan kinerja keuangan terhadap financial distress suatu perusahaan. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu suku bunga, inflasi, nilai tukar, working capital to total asset, total asset turnover, debt ratio, dan net profit margin. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah financial distress yang diukur dengan analisis Z-score. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan disektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang memiliki laporan tahunan lengkap pada periode 2017-2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga mendapatkan sampel akhir sebanyak 40 perusahaan. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infasi, nilai tukar, working capital to total asset, debt ratio, dan net profit margin berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Sedangkan suku bunga dan total asset turnover tidak cukup mempengaruhi financial distress.

Keywords

suku bunga inflasi nilai tukar working capital to total asset total asset turnover debt ratio net profit margin financial distress

Article Details

How to Cite
Ulaya, D., & Nurfauziah. (2022). Faktor Makroekonomi dan Kinerja Keuangan dalam Memprediksi Financial Distress. Selekta Manajemen: Jurnal Mahasiswa Bisnis & Manajemen, 1(2), 62–77. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/selma/article/view/24053

References

  1. Abdolshah, F., Moshiri, S. and Worthington, A. (2021) ‘Macroeconomic shocks and credit risk stress testing the Iranian sectorbanking’, Journal of Economic Studies, 48(2), pp. 275-295
  2. Acosta-González, E., Fernández-Rodríguez, F. and Ganga, H. (2017) ‘Predicting Corporate Financial Failure Using Macroeconomic Variables and Accounting Data’, Computational Economics, 53, pp. 227-257
  3. Agrawal, K. and Maheshwari, Y. (2014) ‘Default risk modelling using macroeconomic variables’, Journal of Indian Business Research, 6(4), pp. 270-285
  4. Aisyah, N., Kristanti, F. and Zultilisna, D. (2017) ‘Pengaruh Rasio Likuiditas, Rasio Aktivitas, Rasio Profitabiltas, dan Rasio Leverage Terhadap Financial Distress (Studi pada Perusahaan Tekstil dan Garmen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2015)’, e- Proceeding Of Management, 4(1), pp. 411-419
  5. Ariska, R.T., Arief, M. and Prasetyono (2021) ‘The Effect Of Gender Diversity and Financial Ratios on Financial Distress in Manufacturing Companies Indonesia’, International Journal of Economics, Business and Accounting Research, 5(1), pp. 324–338
  6. Asia, V. and Ch, I. (2015) ‘Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Prediksi Kebangkrutan (Altman Z-Score) Industri Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009-2011’, Jurnal Visionida, 1, pp. 47-59
  7. Darmawan, S. (2017) ‘Analisis Pengaruh Corporate Governance, Variabel Ekonomi Makro Terhadap Financial Distress dengan Variabel Kontrol Ukuran Perusahaan dan Jenis Kepemilikan’, Efektif Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 7(1), pp. 100-122
  8. Dess, G. and Beard, D. (1984) ‘Dimensions of Organizational Task Environments’, Administrative Science Quarterly, 29(1), pp. 52-73
  9. Egbunike, C. and Okerekeoti, C. (2018) ‘Macroeconomic factors, firm characteristics and financial performance’, Asian Journal of Accounting Research, 3(2), pp. 142-168
  10. Hidayat, M. and Meiranto, W. (2014) ‘Prediksi Financial Distress Perusahaan Manufaktur Di Indonesia’, Journal of Accounting, 3(3), pp. 1-11
  11. Indriyani, U. and Ningtiyas Nazar, S. (2020) ‘Pengaruh Makro Ekonomi dan Rasio Perbankan Terhadap Prediksi Financial Distress’, Jurnal Ilmiah Akuntansi Universitas Pamulang, 8(1), pp. 53-61
  12. Khaliq, A., Motawe Altarturi, b., Thas Thaker, H., Harun, M. and Nahar, N. (2014) ‘Identifying Financial Distress Firms: a Case Study of Malaysia's Government Linked Companies (GLC)’, International Journal of Economics, Finance and Management, 3(3), pp. 141-150
  13. Kurniasanti, A. and Musdholifah (2018) ‘Pengaruh Corporate Governance, Rasio Keuangan, Ukuran Perusahaan dan Makroekonomi Terhadap Financial Distress (Studi Pada Perusahaan Sektor Pertambangan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2016)’, Jurnal Ilmu Manajemen, 6(3), pp. 197–212
  14. Pujianty, I. (2021) ‘Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas, Inflasi dan Nilai Tukar terhadap Financial Distress (Studi pada Perusahaan Sub Sektor Tekstil dan Garmen di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018)’, e- Proceeding Of Management, 8(5), pp. 5219-5226
  15. Qadan, M., Aharon, D.Y. and Eichel, R. (2019) ‘Seasonal Patterns and Calendar Anomalies in the Commodity Market for Natural Resources’, Resources Policy, 63, pp. 1–22. doi:10.1016/j.resourpol.2019.101435
  16. Sandi, T.K. and Amanah, L. (2019) ‘Pengaruh Kinerja Keuangan dan Variabel Ekonomi Makro Terhadap Financial Distress’, Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 8(6), pp. 1–18
  17. Sudaryo, Y. (2021) ‘Pengaruh Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER) Dan Net Profit Margin (NPM) Terhadap Financial Distress’, EKONAM: Jurnal Ekonomi, 3(1), pp. 12-22
  18. Sumani (2019) ‘Prediksi Financial Distress: Rasio Keuangan dan Sensitivitas Makroekonomi Perusahaan Sektor Primer’, Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 3(3), pp. 285–305
  19. Susanto, I. and Setyowati, I. (2021) ‘Pengaruh Net Profit Margin dan Return On Asset Terhadap Financial Distress Perusahaan Sektor Pertambangan Batubara yang Terdaftar di Bei Periode 2014 – 2018’, Jurnal Pajak Vokasi, 2(2), pp. 78-84
  20. Syuhada, P. and Muda, I. (2020) ‘Pengaruh Kinerja Keuangan dan Ukuran Perusahaan Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Property dan Real Estate di Bursa Efek Indonesia’, Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 8(2), pp. 319-336