PENGUMUMAN PENYESUAIAN ARTICLE PROCESSING CHARGE (APC) JURNAL LEX RENAISSANCE
Posted on 2026-04-20Sehubungan dengan peningkatan akreditasi Jurnal Lex Renaissance dari SINTA 4 menjadi SINTA 2, serta sebagai bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, pengelola jurnal menetapkan adanya penyesuaian biaya pemrosesan artikel (Article Processing Charge/APC).
Mulai edisi Vol. 11 No. 1: Juni 2026, biaya pemrosesan artikel yang semula sebesar Rp 500.000,- per naskah akan disesuaikan menjadi Rp 1.500.000,- per naskah.
Biaya tersebut mencakup proses editorial, peer-review, penyuntingan, serta publikasi artikel secara profesional guna menjaga dan meningkatkan standar kualitas jurnal.
Pemberitahuan mengenai kewajiban pembayaran APC akan disampaikan kepada penulis setelah naskah dinyatakan diterima untuk diterbitkan (accepted).
Demikian pengumuman ini disampaikan. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kontribusi para penulis dalam mendukung pengembangan Jurnal Lex Renaissance.
Hormat kami,
Pengelola Jurnal Lex Renaissance
================================
ANNOUNCEMENT OF ARTICLE PROCESSING CHARGE (APC) ADJUSTMENT
LEX RENAISSANCE JOURNAL
In line with the improvement of the accreditation status of Lex Renaissance Journal from SINTA 4 to SINTA 2, and as part of our commitment to enhancing the quality of scholarly publications, the journal management has decided to adjust the Article Processing Charge (APC).
Starting from the Vol. 11 No. 1: June 2026 edition, the APC will be adjusted from IDR 500,000 per manuscript to IDR 1,500,000 per manuscript.
This fee covers editorial processes, peer review, copyediting, and professional publication services to ensure and maintain the journal’s quality standards.
Notification regarding the APC payment will be sent to authors after the manuscript has been officially accepted for publication.
We sincerely appreciate the continued support and contributions from all authors in advancing the quality of Lex Renaissance Journal.
Sincerely,
Editorial Board of Lex Renaissance Journal