Vol 4, No 2 (2019)

JULI 2019


Cover Page
Persoalan sengketa pemegang saham yang memanfaatkan perseroan terbatas untuk menyimpanasetnya agar menghindari gugatan kreditur individu pemegang saham belum diatur di Indonesia. Di AmerikaSerikat, untuk menyelesaikan sengketa ini, pengadilannya menggunakan teori reverse piercing the corporateveil. Teori ini secara prinsip menggunakan asset perseroan terbatas untuk melunasi utang individupemegang saham. Di Indonesia teori ini belum berlaku, sedangkan dalam era globalisasi ini, kemungkinanada risiko munculnya permasalahan tersebut sehingga, Indonesia harus menimbang potensi penerapan teorireverse piercing the corporate veil. Artikel pertama dalam Jurnal Lex Renaissance Vol. 4 No. 2 Juli 2019 iniakan membahas metode transplantasi teori reverse piercing the corporate veil dalam perseroan terbatas diIndonesia. Penelitian ini akan membahas potensi penerapan teori reverse piercing the corporate veil besertametode penerapannya di Indonesia.